Apakah bayi bisa bernafas di dalam kandungan?

Secara khusus cairan pada ketuban diproduksi bagi janin, oragan-organ janin siap untuk berjalan sesudah lahir. sang janin ketika pada janin, menggunakan cairan bagi berlatih menyesuaikan diri dengan dunia luar dan dengan menelan cairan itu secara rutin. dengaan cara ini, lidah sang janin pun mulai merasakan pahit, rasa asin, rasa manis dan rasa asam. sesudah itu kelenjar ludah mulai berjalan. cairan ketuban yang ditelah oleh janin yang akan membuat janin menyiapkan usus bagi fungsi penyerapan-nya. serta membuat ginjal bekerja, sebab perlunya penyaringan konsten cairan itu pada darah. cairan yang diserap pada ginjal dikirimkan kembali ke cairan ketuban, tanpa mencemarinya. kerena ginjal mempunyai kemampuan, berbeda dengan khasiat lain-nya, mensterilkan serta menyaring cairan yang ditelan oleh janin. dengan cara ini sama semisal kita sedang membersihkan kolam renang, secara terus menerus dibersihkan dengan bantuan sedikit cairan lain-nya.

Apakah bayi bisa bernafas di dalam kandungan?

Seiring pada perkembangan-nya, cairan saluran cerna mulai disekresikan pada lubang supaya sistem pencernaan siap sepenuhnya. serta sel usus janin yang terbentuk mempunyai kemampuan untuk membedakan garam serta gula, kemudian mengembalikan produk sisa khusus ke darah sang ibu. dengan cara ini ginjal dan usus sama- sama bekerja. cairan janin bekerja oleh usus janin setiap tiga jam, berarti 8 kali dalam sehari serta dikembalikan pada sang ibu ataupun pada paru-paru serta ginjal cairan janin tempat cairan itu terbentuk. dengan begitu, jumlah cairan tersebut yang sangat penting untuk sang janin, tetap konstan. sebab sistem yang sempurna ini serta sistem pekerjaan janin bekerja tanpa membahayakan si janin.

Cairan ketuban tak hanya mempersiapkan sistem pencernaan janin bagi masa sesudah lahir. tetapi juga menjamin si jamin mampu bergerak lebih nyaman lagi pada rahim sang ibu. janin mengapung pada cairan ini sama semisal perahu dayung yang terkait pada pelabuhan. pada keadaan ini, janin mampu bergerak dengan cara  aman pada lahir sang ibu. cairan ini juga sangat melindungi sijanin pada setiap trauma dari luar. tekanan pada arah manapun terhadap cairan tersebut disebarkan secara merata pada segala arah hingga melindungi janin pada efek yang membahayakan. sebagai contoh, jika sang ibu berlari, guncangan yang terjadi tak menimbulkan efek pada janin. sama semisal gabus yang digunjang pada tabung yang berisi air. sistem perlindungan yang paling sempurna ini sudah diciptakan  bagi janin, setiap jenis bahaya yang mungkin terjadi sudah diramaikan serta menjegah tindakan terhadapnya yang sudah disediakan.

Keberadaan cairan ketuban juga sangat penting untuk kesehatan sang ibu. cairan tersebut mengisi seluruh rahim ibu. hingga saat janin tumbuh serta semakin berat, serta tidak ditimbulkan tekanan pada rahim. jika cairan tersebut tidak ada, janis yang terus menerus tumbuh mampu menimbulkan janin terdesek kebawah serta tekanan balik yang diberikan dinding rahim, mampu menimbulkan perkembangan janin yang normal menjadi tak mungkin.

Cairan khusus ini sangat memenuhi kebutuhan pentin lain-nya untuk janin, yaitu adalah suhu yang tetap. sudah diketahui bahwa cairan menimbulkan panas secara merata. cairan pada ketuban didaur ulang secara terus menerus serta mempunyai suhu yang tetap. panas yang dibutuhkan bagi perkembangan janin disebarkan secara merata dalam segala arah.

Jika ada masalah yang berhubungan dengan  produktivitas cairan, keberangsungan penjernihan maupun penyelesaian volume cairan tersebut. maka pertumbuhan alami pada janin akan terganggu. sebagai contohnya, jika cairan ketuban kurang dari yang dibutuhkan, ataupun ika cairan ini tak ada sama sekali. maka serangkaian pada ke tidak normalan akan mulai terjadi. anggota jerak janin lemah serta akan menjadi cacat, masalah yang sangat srius adalah perkembangan paru-paru yang terganggu serta bayi makan mati sesudah lahir.

Semua ini memperlihatkan pada kita bahwa sejak pada keberadaan manusia sampai saat ini, produksi cairan ketuban akan berlangsung secara terus menerus secara sempurna. tanpa cairan tersebut, janin tidak mampu berkembang pada lahir ibunya. kenyataan ini sepenuhnya meruntuhkan penyataan para ahli evolusi, bahwa perkembangan terjadi bertahap-tahap dalam waktu satu priode. jika 1 tahap pada penciptaan seorang manusia tak terjadi, sebagai contoh semisal yang baru kami uraikan, jika produksi cairan ketuban telah berkurang. kelahiran tak akan pernah terjadi serta ras manusia tak akan pernah ada. pada demikian, tidak mampu dinyatakan bahwa cairan ketuban mulai diproduksi sesudah suatu priode waktu saat kebutuhan pada cairan ini muncul. cairan ini harus ada dalam seiring dengan keberadaan janin. adalah tak mungkin menyatakan bahwa cairan tersebut mempunyai fungsi yang paling penting. terbentuk secara tersebut sudah diciptakan. tidaklah mungkin tindakan kebetulan mampu memperhitungkan, menentukan pada kebutuhan, memilih berbagai macam sesuatu yang cocok dengan kebutuhan ini serta menggunakan-nya dalam waktu serta tempat yang tepat.

Jelas lah bahwa allah yang menciptakan cairan ketuban serta sistem yang terkait dengan-nya. beliaupun juga menentukan beberapa jumlah cairan ketuban yang dibutuhkan.

"Allah pun mengetahui apa yang dikandung dalam setiap perempuan apa yang kurang sempurna, serta apa yang bertambah pada rahim, serta segala sesuatu ada ukuran di sisinya. (Qur'an 13:8).

Tahan pertama untuk pernafasan

Sesudah lahir, hal byang sangat penting untuk seorang bayi merupakan pernafasaan. penting untuk paru-paru, yang belum pernah mengenal udara sebelumnya. mengisinya dengan udara serta mulai bernafas, si bayi yang menerima oksigen pada darah ibunya, sekarang harus mengambil sendiri pada udara dengan paru-parunya. serta melalui cara menakjubkan. paru paru yang belum menarik nafas sebelum lahir, maka akan bernafas secara normal.

Dalam saat bayi lahir, allah menciptakan segala sesuatunya sudah siap serta menjamin bahwa kesiapan paru-paru sudah utuh semisal yang dibutuhkan. bagi kesiapan paru-paru, difragma mulai berperan: difragma terletak pada antara lambung serta rongga iga. diafragma mulai berjalan saat usia kehamilan sekita 6 bulan. pertamanya diafragma mengembang serta berkontraksi secara inttermiten ataupun sebentar-sebentar, beberapa kali pada se jam, namun sesudah lahir beliau akan berkembang serta berkontraksi secara terus menerus.

Dari sini mampu dilihat bahwa bayi secara terus menerus berada pada perlindungan khusus tetapi harus diingat bahwa bukanlah perlindungan pada sang ibu. saat janin sedang berkembang, sang ibupun tetap menjalani hidup normalnya. tak satupun perubahan yang terjadi pada penguasaan-nya. walaupun si ibu pengen campur tangan, diapun tak akan mampu. semua perkembangan tersebut terjadi oleh kekuatan abadi tuhan kita. tuhan sudah menciptakan semua yang dibutuhkan untuk seorang anak yang lahir kedunia sebagai manusia normal pada cara yang sangat mengagumkan. semua kebutuhan bayi saat beliau masih tahap janin dipenuhi, serta ibu memikirkan apa yang harus dilakukan-nya bagi membawa bayinya lahir ke dunia serta memastikan bahwa bayinya akan bertahap hdup.

Walaupun sang ibu berpikir bagi melakukan sesuatu, tak ada yang mampu dilakukan-nya. seperti memasukan zat-zat sisa pada tubuh janin ke dalam ginjalnya sendiri. membersihkan serta membuangnya , adalah hal yang tak mampu dilakukan oleh sang ibu sendiri. Tuhan adalah yang menentukan semua kebutuhan untuk seorang manusia yang terlahir ke dunia serta membangun sistem yang berserpon sangat baik terhadap dari kebutuhan tersebut.