Kumpulan peribahasa indonesia dengan bahasa yang relevan

Peribahasa indonesia sudah banyak sekali di gunakan dalam ber-kehidupan masyarakat, ke aneka ragam adat istiadat budaya dana bahasa yang ada di negara indonesia kita, berpengaruh kepada perbendaharaan kalimat, yaitu peribahasa indonesia, sekarang langsung saja kita simak beberapa perbahasaan tentang peribahasa indonesia simak di bawah ini :

Kumpulan peribahasa indonesia dengan bahasa yang relevan

kumpulan peribahasa indonesia, peribahasa indonesia yang relevan

P : air laut asin dengan sendirinya
A : ejekan kepada orang yang memuji dari sendiri

P : air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut
A : kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing

P : air mata buaya
A : pura-pura sedih untuk mengelabui orang lain

P : air mata jatuh kedalam
A : perasaan sedih yang di pendam sendiri, tiada orang yang tahu

P : air mata jatuh ke perut
A : sangat bersedih hati tetapi di tahan/disimpan

P : air pun ada pasang surutnya
A : untung dan malang itu berganti-ganti tak selamanya senang

P : air samar air bersatu, namun sampah ketepi jua
A : bila terjadi perselisihan antara saudara yang di campur oleh pihak ketiga, kelak orang yang bersaudara itu akan berbaikan kembali, sedangkan pihak ketiga akan mendapat malu

P : air susu di balas dengan air tuba
A : kebaikan yang di balas dengan kejahatan

P : air yang tenang menghanyutkan
A : orang yang hanya dia banyak pengetahuan-nya

P : air udik sungai semua teluk diranai
A : orang yang boros yang ketika dia memiliki uang, semuanya hendak di beli , tidak memilih

P : air yang dingin juga dapat memadamkan api
A : perkataan yang lemah lembut dapat menenagkan orang yang sedang marah dan panas hati

P : air yang tenang deras di dalamnya
A : jangan menganggap enteng pada orang yang pendiam, karena biasanya orang yang pendiam itu banyak ilmunya

P : air yang tenang jangan di sangka tiada berbahaya
A : orang pendiam jangan di anggap penakut atau dapat dipermainkan

P : ajal di tangan tuhan
A : mati itu di tentukan oleh tuhan

P : akal akar berpulas tak patah
A : orang yang pandai tidak akan mudah terkalahkan dengan perdebatan

P : akal hilang paham tertumpuk
A : bantu semau jalan pikiran

P : akal keeling
A : memiliki akan yang licik

P : akal sebenar akal
A : cara berpikir dan yang bertindak yang baik

P : akal seperti kancil beranak
A : sangat cerdik dan licin sekali

P : akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang
A : tak ada sesuatu tang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

P : akal tiga jengkel
A : merasa diri kurang dari orang lain

P : akal yang baik memberikan akhir yang baik
A : segala sesuatu yang di awali dengan kebaikan maka akan menghasilkan sesuatu yang baik juga

P : akar terjumpai tempat siamang berpegang , dahan mengujur tempat tupai menegun
A : dari perkataan seseorang akan di ketahui kalau dia beralah

P : aku kalah kau tak menang
A : jawaban yang mau menang sendiri

P : aku tak hendak kau tak ingin
A : sama-sama tidak mau

P : aku nampak olah, kelibat hang sudah kutahu
A : bagi orang yang bijak sana , dangkal atau dalamnya pengetahuan seseorang dapat di ketahui

P : alah-alah setapak
A : mengalah sedikit

P : alah bisa karena biasa
A : sesuatu yang pada awalnya dirasakan sulit bila sudah biasa dikerjakan akan mudah

P : alah limau oleh benalu
A : orang yang menyusahkan atau merugikan hidup orang tempat dia menumpang

P : alah di sambung menang di sorak
A : sudah kalah tetapi masih saja besar omong

P : alah mau bertimbang enggan , cungkil meraih akan pembayar
A : tiada menepati janji hingga cekcok

P : alah membeli menang memakai
A : membeli barang bagus tetapi mahal, masih lebih menguntungkan membeli barang yang murah tetapi gampang rusak

P : alah memang tak tahu , bersorak boleh
A : tidak tahu duduk persoalan, tetapi menuduh seseorang bersalah

P : alam berkembang menjadi guru
A : apa saja yang ada di alam dapat di jadikan sebuah pelajaran

P : alamat biduk akan karam
A : pertanda akan mengalami kesusahan

P : alang berdawak biar lah hitam
A : mengerjakan sesuatu jangan tanggung-tanggung

P : alang-alang berminyak biar licin
A : mengejar sesuatu janganlah setengah-setengah, tetapi bersungguh-sungguh agar tercapai maksud dan tujuan

P : alu berpucuk
A : tipu daya atau tipu muslihat

P : alu bertempuh, jalan berturut
A : semua menurut adat dan kebiasaan yang lazim

P : ampang-ampang
A : pintu kereta(perlintasan kereta api dengan jalan raya)

P : ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit
A : bertindak tidak tanggung-tanggung

P : anak anjing itu, bolehkah menjadi anak musang jebat?
A : orang hina itu, mungkinkah mendapat seperti orang ningrat

P : anak baik menantu molek
A : memperoleh bermacam-macam ke untungan

P : anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar
A : walaupun menyayangi seseorang jangan memanjakan-nya karena hal itu mendatangkan kerugian baik dari diri sendiri maupun orang yang memanjakan-nya

P : anak di bawah lutut
A : tidak di ketahui asal usulnya

P : anak dipangku di lepaskan , beruk di rimba di susukan
A : selalu menguruskan urusan orang lain tetapi urusan sendiri di hiraukan

P : anak di pangku , kemenakan di bimbing
A : baik anak kandung mau pun anak kaum kerabat, harus tetap di perhatikan

P : anak harimau tidak akan menjadi anak kambing
A : anak orang besar biasanya menjadi orang besar pula

P : anak kunci jahat, peti celaka
A : kiasannya pada suami, apabila suami jahat maka istri kelak akan berkhianat

P : anak seseorang menantu malin
A : seseorang yang sangat beruntung memiliki anak perempuan, karena bersuami kepada orang yang mulia dan juga taat beragama

P : anak seseorang penaka tiada
A : hanya memiliki satu-satunya jika hilang tidak akan ada gantinya

P : anak tak masak ajar
A : tidak memiliki pelajaran atau pendidikan  dari siapapun

P : angan-angan mengikat tubuh
A : bersusah hati sebab memikirkan hal yang bukan-bukan

P : angan lantas paham tertumbuk
A : mudah menurut teori, akan tetapi sulit di laksanakan sehingga kehilangan akal untuk memikirkan-nya

P : angguk-angguk balam
A : asal mengangguk , tetapi sebenarnya belum paham

P : angguk bukan geleng iya
A : lain di mulut lain di hati

P : anggun kaya jalan seimbang
A : bingung atau ragu dalam mengambil sebuah keputusan

P : anggur yang baik tidak memerlukan karangan bunga
A : orang bijak yang selalu berbuat baik tidak pernah mengharapkan penghargaan dari orang lain

P : angin-anginan
A : keadaan yang tidak tetap selalu berubah-ubah atau tidak stabil

P : angin berputar ombak bersambung
A : terasa menyulitkan sekali

P : angin bersiur kami lah tahu
A : arif kepada seseorang yang telah berubah kepada kita

P : angin tak di tangkap, asap tak dapat di genggam
A : kehidupan yang seba susah

P : angin tinggi akan meniup bukit yang tinggi juga
A : semakin tinggi posisi seseorang, semakin tinggi juga hambatan dan tantangan yang akan di hadapinya

P : angkuh terbawa tampan tinggal
A : orang yang selalu bersolek dan juga belaga seperti orang yang cantik/ tampan padahal tidak sesuai dengan dirinya

P : angup-angup bagaikan rumput di tengah jalan
A : kehidupan yang serba susah

P : angus-angus kerak
A : tidak rusak benar, meskipun tidak sempurna, tetapi masih dapat di gunakan

P : angus tidak berapi, karam tak berair
A : perihal seseorang yang mendapatkan kesusahan yang jelas penyebabnya, misalnya sebuah kematian yang seseorang yang sangat dia kasihi

P : anjing belanda(ungkapan)
A : kaki tangan atau pembantu orang belanda

P : anjing diberi makan nasi kapankah dia akan kenyang,
A : orang yang loba, rakus dan tamak, tidak pernah merasa puas dengan keuntungan yang dia dapatkan 

P : anjing di tepung menjungkir ekornya
A : orang yang tidak berbudi sama sekali, kalau di hormati menjadi sombong

P : anjing galak babi berani
A : kedua belah pihak memiliki keberanian yang sama

P : anjing itu biar di pukul sekalipun, berulang juga dia tetap ke tempat yang banyak tulang
A ; orang jahat, walaupun dia telah di hukum, dia akan tetap terus melakukan kejahatan

P : anjing menggonggong kafilah berlalu
A : membiarkan seseorang berkata, mencemoohkan atau mempergunjing seseorang , tetapi jangan lah kita cemaskan biarkan saja

P : anjing mengulangi bangkai
A : perbuatan yang jahat diulang kembali

P : anjing menyalak di ekor gajah
A : orang yang kecil hendak melawan orang yang besar

P : anjing menyalak tak akan menggigit
A : orang yang kelihatannya galak biasanya tidak berbahaya

Itulah kumpulan peribahasa indonesia semoga dengan kami menyajikan ini ada semakin terhibur dengan apa yang telah kami tuliskan, untuk pengunjung setia blog motekar.net saya ucap banyak terimakasih , dan artikel yang satu ini sudah siap untuk di baca oleh anda semau, selamat membaca:)