Mama jangan lakukan aborsi, tolong aku beri kesempatan untuk hidup

Aborsi adalah tindakan yang sangat di larang, di mana ada suatu wanita yang tega mengaborsi kandungannya , dan sekarang sudah beredar video tentang aborsi, dan dalam video tersebut tampak seorang dokter membawa sebuah alat semacam penyedot untuk menyedot dan membunuh bayi yang ada di dalam rahim si wanita, dan juga dokter tersebut menggunakan alat tajam dan alat pembunuh lainnya untuk menghancurkan bayi yang sudah hidup, betapa bodoh dan dan celakanya seorang dokter dan wanita yang membunuh buah hatinya sendiri, walalupun memang belum tampak  oleh mata, namun dia sang bayi sudah hidup di alam rahim,  pada saat seorang bayi yang mungil lucu yang harusnya lahir ke dunia ini namun apa daya belum sempat untuk melihat dunia yang indah ini dia sudah merasakan kekejaman yang mengenaskan, sungguh teganya dokter yang menerima sogokan untuk membunuh sang bayi hanya demi uang.

Aborsi, jangan lakukan aborsi, proses aborsi

Dan berikut ini untaian kata sederhana yang di sampaikan sang bayi kepada ibunya yang mengaborsi dirinya, dan semoga untaian kata ini menjadi inspiratif untuk tidak gegabah mengambil tindakan yang merugikan, bunda apapun aib yang kita jalani saat ini, mungkin itu adalah sebatas cobaan, mari sebaiknya kita keluarkan masalah ini dengan akal yang sehat, jangan sampe melalukan aborsi.

Inilah suara lembut dari sang banyi seraya berkata... wahai ibuku tercinta!

Sekarang aku telah hidup di surga, berdiam diri di pangkuan allah. ia mengasihi dan pula menangis dengan ku sebab sangat pedih sekali pilu di hati ku, sungguh besar keinginan ku untuk menjadi putri mungil yang lucu untuk mu.

Aku tidak mengerti dengan semua yang telah terjadi, aku telah senang ketika aku tahu keberadaan diriku aku berada di sebuah tempat yang gelap, dan sangat nyaman, dan aku melihat bahwa diri ku memiliki jari dan jempol yang sangat lucu dan aku sangat cantik seturut perkembangan ku tapi belum siap diri ku untuk meninggalkan tempatku.

Dan aku menghabiskan sebagian waktu ku untuk terus berpikir dan tidur bahkan pada saat hari-hari pertama ku aku merasakan aku punya hubungan yang istimewa antara aku dan kamu.

Kadangkala aku melihat mu menangis dan aku juga ikut menangis dengan mu dan kadang kala engkau memaki dan berteriak, kemudian aku menangis dan aku mendengar ayah memaki balik aku bersedih dan aku selalu berharap agar engkau balik kembali seperti semula dan aku heran kenapa engkau sering sekali bersedih dan menangis dan pada satu hari aku melihat kau menangis sepanjang hari

Hati ini sangat pilu sekali karena hal itu tidak sedikitpun dapat ku bayangkan kenapa engkau begitu tega dan pada hari itu juga hal yang paling mengerikan yang pernah aku alami.

Suatu alat masuk yang sangat kejam masuk kedalam hangat dan sangat nyaman tempat aku dimana berada di sana, pada saat itu aku sangat takut dan aku menjerit dengan sekuat tenaga ku berteriak meminta tolong tapi tidak sedikit-pun engkau menolong diri ku mungkin engkau tak pernah mendengar jeritan diri ku........

kemudian alat yang sangat keji itu terus masuk dan lebih mendekat, lalu aku semakin menjerit dan menjerit, ibu ................ tolong aku ibu...............aku takut.............ibu tolong aku bu

Suatu teror yang amat mengerikan aku rasakan aku berteriak dan terus berteriak ................ sampai aku tak tahan untuk menahannya, lalu alat itu mulai menusuk2 tangan ku, jelas rasa yang ku rasakan itu sangat lah sakit sehingga aku tak biasa mengungkapkan hal itu dengan kata-kata , akan tetapi alat itu tidak bisa berhenti untuk menusuk2ku hingga akun berlumur dengan darah, harus dengan apakah aku memohon agar alat itu dapat berhenti, lalu aku menjerit dengan sekuat tenaga, namun dia terus mencabik-cabik kaki, tangan hingga ke jantungku yang sedang belajar berdetak.

Sepenuhnya aku merasakan kesakitan yang sangat perih, dan aku sekarat, kemudian aku berpikir jika aku tidak akan pernah dapat melihat wajah mu atau mendengar dengan membisikkan jika engkau mengasihi diri ku , dan aku berkeinginan untuk menghapus butiran air yang mengalir di matamu.

Aku memiliki beribu-ribu rancangan untuk membuat mu bahagia ibu............akan tetapi aku tidak bisa menggapai mimpi-mimpi ku. hilang lah sudah meskipun menanggung rasa sakit yang begitu pedih dan ditambah dengan pilu di hatiku dan ku rasakan den meliputi segalanya , dan lebih dari segalanya aku ingin menjadi putri mu.

Sekarang aku tak ada gunanya lagi , aku meregang nyawa dan sengsara yang tak terkatakan hal-hal yang buruk yang tertera di benakku begitu ingin aku mengatakan bahwa aku mengasihi diri mu sebelum aku pergi , namun apa daya aku sangat lemah bahkan lebih lemah dari jantung yang ada pada dirimu bunda.

Dan segeralah aku sudah tidak dapat bernapas lagi untuk mengatakan semua itu, sekarang aku matiiii dengan cara yang mengenaskan........puaskah dirimu wahai bundaku yang kejam?

Ku harap ibu puas dengan semua ini, namun jangan sampe diulang lagi untuk adeku berikunya, cukuplah aku yang menderita, semoga ibu segera mendapatkan hidayah dari allah agar mama segera kembali ke jalan yang lurus amin.

Dan aku merasa diri ku terangkat dan ada seorang malaikat besar yang membawa ku ke tempat yang besar dan juga indah aku masih menangis akan tetapi rasa sakit yang ada dalam tubuhku sirna sudah malaikat membawa ku kepada tuhan dan membaringkan diri ku dipeluk-kan nya, kemudian tuhan mengatakan bahwa dia telah mencintai ku , dan disaat itu aku merasa bahagia, kemudian aku bertanya apa itu yang membunuh ku wahai tuhan ku?

Jawabannya adalah:

"aborsi , dan aku menyesal karena aku tahu begitu ngeri sekali rasanya"

Aku tidak tahu apa itu yang dimaksud aborsi , aku pikir kalau itu adalah nama alat yang telah membunuh ku.

aku untai-kan kata-kata ini karena aku sangat mengasihi diri mu ............dan mengatakan betapa aku ingin menjadi putri mungil mu tapi aku tidak mampu melawan takdir.

Aku telah berjuang sehabis-habisnya untuk hidup , aku ingin hidup........kuat keinginan ku untuk hidup tetapi aku tak mampu, alat itu terlalu kuat ditusuk2nya tangan ku kemudian kaki ku sehingga ke seluruh tubuhku............

Tidak mungkin untuk ku untuk bisa hidup aku hanya ingin engkau tahu bahwa aku hanya ingin hidup bersama mu , aku tidak ingin mati sama seperti ibu yang selalu berusaha bertahan hidup.....dan berhati-hatilah dengan alat yang bernama aborsi , ibu,,,,,,,,, aku sangat mengasihi diri mu aku sangat sedih sekali jika engkau mengalami rasa sakit yang begitu perih yang telah aku alami

Sekarang peluklah aku dalam hembusan nafasmu....salam dede manis yang terindah.

Wahai bunda mari kita sadarkan hati, dan perbanyak bekal untuk pulang kepadanya dengan melakukan hal-hal yang baik dan meningalkan hal-hal yang buruk seperti aborsi ini, Jangan sampai kita menyia-nyiakan karunia yang telah allah berikan yang sangat besar kepada kita , saya hanya mengingatkan bahwa setiap perbuatan pasti akan ada balasannya kelak di akhirat.