Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan dan kenikmatan

Assalaamu alaikum wb? Benarkah banyak uang tidak akan pernah menjamin kebahagiaan dan kenikmatan? Ya.. seperti yang sering kita renungkan dalam hati sanubari yang paling dalam bahwa uang bukan segalanya, bahkan dengan banyak uang kita bakal menjadi terhina jika kita tidak bisa menggunakan uang tersebut dengan sebaik-baiknya, lalu siapa yang bisa bahagia dan mendapat ketenangan yang sebenarnya? dia adalah orang yang tidak terlalu hubbud dunya (tidak terlalu cinta dunia).

Seperti yang kita sudah lihat, dari kehidupan orang kaya yang selalu sibuk dengan semua urusan dunia bahkan mereka terlena dengan semua itu "naudzubillahimindzalik" ingat sobat uang itu seperti air laut "semakin di minum, maka semakin haus" itulah dunia, kita sudah mempunyai mobil yang sudah lama kita dambakan, eh malah tidak bersyukur karena pengen lagi beli yang lebih mewah, dari situlah manusia itu semakin disibukan dengan urusan dunia tanpa menyadari kalau apa yang mereka pegang saat ini adalah sifatnya sementara, oleh karena itu sobat, sebaiknya kita hidup sederhana saja yang penting sehat dan selalu bersyukur kepada allah dengan apa yang allah berikan kepada kita, ingat sobat sehat itu adalah harta yang mahal, makanya jika kita sedang sakit, sebaiknya kita merenungkan diri bahwa sehat itu sangatlah berharga.

Jika allah sudah mencababut nikmat kecil saja maka kita tidak akan berdaya lagi, tul gak? contoh kecilnya saja jika kenikmatan gigi sedang dicabut oleh allah maka gigi akan terasa sakit bahkan bisa terasa ke bagian tubuh yang lainnya, itu baru sedikit aja sobat, apalagi ditambah dengan kanker, stroke dan sebagainya, wah kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi sobat, mari kita lihat dari kehidupan orang yang sederhana seperti foto dibawah ini..

Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan dan kenikmatan

Makan berjamaah disawah adalah sebuah kenikmatan yang sangat besar, karena yakin kenikmatan hidup tidak diberiakan kepada presiden, pejabat dan orang kaya saja, namun kenikmatan yang sebenarnya berhak diberikan kepada seluruh manusia termasuk makan-makan di sawah ini, nikmatnya makan disawah walau dengan resep yang sederhana saya yakin presiden pun belum tentu mendapatkan kenikmatan seperti ini, bahkan tidak sedikit orang kaya yang dicabut kenikmatannya oleh allah seperti : makan daging sapi tidak boleh, makan yang berminyak tidak boleh, makan yang enak-enak tidak boleh yang lebih parah lagi dokter hanya membolehkan makan nasi putih yang lembek saja tidak dengan lauk pauk, mendingan kita yang hidup sederhana/miskin harta namun sehat, makan apa saja boleh yang penting halal, hajar terusss.

Dengan sedikit presentasi di atas sobat, kita sudah faham bahwa Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan dan kenikmatan, oleh sebab itu mari kita syukuri apapun profesi kita asalkan itu positif berarti itu adalah terbaik bagi kita amin. jazakallah khairan katsira.