BMKG Imbau Warga Sumsel Waspadai Tiupan Angin Kencang

BMKG Imbau Warga Sumsel Waspadai Tiupan Angin Kencang
Masyarakat di wilayahSumatera Selatan dan sekitar dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Terutama dengan ancaman terjadinya tiupan angin kencang yang setiap kali hujan turun.
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang, tiupan angin kencang tetap berpotensi terjadi.
Ditambah lagi dengan kondisi sepekan terakhir yang selalu turun hujan deras.
"Potensi tiupan angin kencang tetap ada, karena untuk wilayah Sumsel sekitar saat ini masih dalam kondisi musim hujan penuh. Sehingga tiupan angin kencang bisa terjadi yang beriringan dengan guyuran hujan," Indra Purna, Kasi Data dan Informasi BMKG Kenten Palembang, Selasa (26/4/2016).
Indra mengatakan, dalam beberapa terakhir ini setiap turun hujan, tiupan angin kencang masih dalam kategori normal.
Namun tidak menutup kemungkinan bisa melampaui batas normal.
"Intinya kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada. Tiupan angin kencaang saat hujan deras turun, normalnya 10-15 knot. Tapi jika kecepatannya melebihi 25 knot, kondisi ini sudah diatas normal. Baliho yang tidak kuat dan pohon-pohon tua, akan mudah roboh akibat tiupan angin kencang yang kecepatannya di atas normal," ujarnya.
‪Indra mengatakan, timbulnya angin kencang diakibatkan adanya pembentukan awan panas atau awan konventif.
Biasanya pembentukan awan konventif itu, terlebih dulu cuacanya panas untuk menyerap uap dan barulah terjadi hujan yang disertai angin kencang.‬
"Biasanya angin kencang itu terjadi sore dan malam hari. Tapi pada siang hari tidak menutup akan terjadi. Karena cuaca saat ini sulit diprediksi dan kondisi cuaca saat ini adalah musim hujan penuh," ujarnya.‬(Sripoku.com/Welly Hadinata)
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Sriwijaya Post