Grebek Warga Sampai Meninggal, Kapolda Babel Janji akan Menindak Jika Itu Anggotanya

Grebek Warga Sampai Meninggal, Kapolda Babel Janji akan Menindak Jika Itu Anggotanya
Kapolda Kepulaun Bangka Belitung Brigjen (Pol) Yovianes Mahar Rabu (20/4/2014)menegaskan akan menindak jika benar anggota Polri dijajarannya yang menyebabkan warga meninggal dunia terkena serangan jantung usai digrebek.
Apalagi jika yang melakukannya bukan orang-orang yang ditugaskan atau menyalahi prosedur.
"Akan kita dalami informasi adanya warga yang meninggal usai didatangi pria berambut cepak, jika terbukti ada anggota Polri yang terlibat akan saya tindak jika di luar prosedur," kata Brigjen (Pol) Yovianes Mahar
Seperti diketahui Amin (50), warga Gang Zamrud, Semabung Lama, Pangkalpinang, meregang nyawa setelah kedatangan tiga pria berambut cepak, Senin (18/4) sekitar pukul 16.30 WIB.
Diduga Amin terkena serangan jantung karena ketakutan.
Tiga pria berbaju hitam itu membawa benda mirip senjata api revolver.
Mereka datang dari bagian belakang rumah dan langsung menyergap Amin yang tengah bersantai bersama Alan, istrinya, dan Ahap, kakak iparnya, di teras.
"Saya tidak pernah melihat orang ini, semuanya membawa benda mirip senpi berwarna silver berbahan besi."
"Satu mirip pistol itu pakai sarung, sementara dua pistolnya tidak pakai sarung. Saya kaget takut ditembak," kata Alan, istri Amin