Hari Kartini Jangan Hanya Dijadikan Seremonial Saja

Hari Kartini Jangan Hanya Dijadikan Seremonial Saja
Kepala Sekolah SMA Kartika I-1, Syuratty Astuti Rahayu Manalu mengatakan, Hari Kartini jangan hanya dijadikan acara seremonial belaka.
Menurut Syuratty, para siswa, khususnya siswi SMA Kartika I-1 harus bisa mencontoh jejak Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.
"Kartini adalah sosok pejuang wanita. Ia begitu menginspirasi banyak orang dengan pemikiran-pemikiran cerdasnya. Diharapkan para siswi khususnya bisa mencontoh Kartini yang rela berjuang agar kaum wanita bisa mendapatkan pendidikan yang layak," kata Syuratty, Kamis (21/4/2016) di SMA Kartika I-1.
Menurut Syuratty, dengan pelaksanaan Hari Kartini ini, para siswa siswi bisa lebih meningkatkan dan menjunjung tinggi moralitas. Ia berharap, para siswa siswi punya kecakapan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sudah semestinya kita semua mengucapkan terimakasih kepada Kartini. Sosok pejuang wanita ini telah membuat wanita setara dengan pria dari segi pendidikan," ungkap Syuratty.
Di sekolah Kartika I-1, tiap hari Kartini para siswa siswi diminta mengenakan batik dan kebaya. Kedepan, kegiatan serupa akan digelar tiap tahun.
"Ini bukan kegiatan yang pertama kalinya di SMA Kartika I-1. Mudah-mudahan, kegiatan seperti ini akan berlanjut ditahun-tahun berikutnya," terang Syuratty. (ray/tribun-medan.com)
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan