Kabur dari Tahanan, Abdi Diduga akan Buru Istrinya yang Dulu Pernah Ditikamnya

Kabur dari Tahanan, Abdi Diduga akan Buru Istrinya yang Dulu Pernah Ditikamnya
Salah seorang tahanan di Mapolsekta Samarinda Ulu, Kalimantan Timur (Kaltim), kabur dengan cara menjebol plafon kamar mandi, pada Rabu (20/4/2016) sekira pukul 16.00 Wita.
Diduga kuat, tahanan yang diketahui bernama Abdi Sofian tersebut nekat kabur lantaran ingin membalas dendam pada istrinya yang memenjarakannya karena kasus KDRT.
Wakapolresta Samarinda AKBP Vendra Riviyanto mengatakan, sebenarnya ada tiga orang tahanan yang mencoba kabur dengan cara menjebol plafon kamar mandi.
Mereka mencoba kabur pada waktu jam besuk. Dua tahanan langsung berhasil diringkus, sementara Abdi Sofian kabur. Ketiganya berusaha menjebol plafon kamar mandi, padahal posisi kamar mandi tidak berada di dalam areal ruang tahanan.
Vendra membenarkan jika kondisi plafon kamar mandi memang tidak dipasang teralis.
“Iya ketiganya menjebol plafon kamar mandi menggunakan tangan kosong. Lokasi plafon itu tepat di depan WC yang dipakai sehari-hari oleh para tahanan. Yang berhasil kabur adalah Abdi Sofian,” kata Vendra.
Dia menyebutkan, Abdi merupakan tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga. Sesaat setelah berhasil kabur, tersangka sempat mengancam istrinya melalui telepon. Ancaman itu muncul karena pelaku dijebloskan ke penjara karena laporan istrinya sendiri.
“Setelah berhasil kabur, dia menghubungi istrinya dan kembali mengancam,” katanya.
Karena kondisi tersebut, polisi lalu mengamankan istri pelaku hingga pelaku berhasil ditangkap.
Sementara itu, istri pelaku, Nadia mengaku takut. Dia yakin suaminya akan segera mencarinya untuk balas dendam karena laporan KDRT.
“Dulu saya ditikam sama dia. Sekarang saya belum ketemu dia, tapi dia suda telepon saya dan mengancam. Sebelum melarikan diri pun, dia pernah sms saya. Dia terus mengancam saya, dan terbukti dia sudah merencanakan ini dan pasti akan membalas dendam,” kata Nadia.
Polisi kini sedang berupaya mengejar tahanan yang kabur, sementara istrinya tetap berada dalam pengamanan kepolisian hingga Abdi berhasil diringkus.
Editor: Gusti Sawabi