Kasus-kasus ABG yang tidak punya malu umbar kemesraan di depan umum

Kasus-kasus ABG yang tidak punya malu umbar kemesraan di depan umum
Kelakuan anak baru gede alias ABG zaman sekarang sudah berani pacaran. Bahkan terang-terangan memadu kasih di depan umum tanpa malu sedikit pun.
Banyak alasan para ABG nekat umbar kemesraan. Di antaranya atas nama cinta dia rela berkorban demi apapun termasuk bercumbu di depan umum.
Cinta membutakan segalanya. Rasa malu seakan sirna jika hawa nafsu tak terbendung atas nama cinta.
Sudah banyak kasus ABG yang tertangkap CCTV, tepergok warga, bahkan ada yang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja. Berikut kasus-kasus para ABG tak malu umbar kemesraan di depan umum:
1. ABG tertangkap kamera sedang asyik ciuman di taman
Sepasang kekasih anak baru gede alias ABG tertangkap kamera sedang ciuman di sebuah taman di Kota Malang, Jawa Timur. Mereka duduk di bangku taman tanpa malu memamerkan kemesraan dengan berciuman bibir.
Aksi tidak terpuji itu dilakukan di ruang publik, sehingga ada salah seorang mengabadikan peristiwa tersebut dengan kamera. Setelah melakukan ciuman, kedua muda mudi itu lantas meninggalkan taman sambil bergandengan tangan tanpa rasa malu.
Masyarakat yang melihat poto ciuman tersebut banyak yang merasa risih dan miris. Apalagi cewek ABG itu mengenakan jilbab yang dianggap sebagai simbol taat pada norma-noma agama. Namun, cewe ABG itu malah asyik berbuat tidak senonoh di depan publik.
2. Mesum di pinggir jalan, pasangan ABG ini digiring Satpol PP
Dua pelajar yakni CF (15), pelajar kelas X SMA dan W (14), pelajar SMP di Jembrana kepergok petugas gabungan Satpol PP Pemkab Jembrana, TNI dan Polsek Kota Negara, dua ABG itu sedang asyik bercumbu dan diduga berbuat mesum di tempat terbuka. Keduanya terpergok saat petugas gabungan tengah melakukan operasi yustisi di Jalan Sedap Malam, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (20/12).
Keduanya lantas digelandang ke Kantor Satpol PP Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk didata dan diberikan pembinaan oleh petugas agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Dalam giat yustisi tersebut, kami memang menyasar tempat-tempat umum yang sering dijadikan tempat mesum oleh pasangan muda-mudi,” kata Kepala Satpol PP Pemerintah Kabupaten Jembrana, IGN Rai Budi.
Lebih jauh Rai Budi mengungkapkan, sebenarnya banyak pasangan muda mudi alias ABG di tempat-tempat umum dan gelap memadu kasih bermesraan. Namun mengetahui petugas datang, mereka langsung berhamburan kabur melarikan diri.
“Giat ini kami lakukan guna menekan kasus asusila di kalangan pelajar dan untuk meningkatkan keamanan di Jembrana,” pungkasnya.
3. Sejoli ini nekat memadu kasih di toilet masjid
Aksi nekat dilakukan oleh pasangan kekasih VT (21) pemuda asal Logandeng, Playen Gunungkidul dan NY (21) pemudi warga Patuk, Gunungkidul nekat berbuat mesum di toilet masjid lantaran melihat kondisi masjid yang sepi, Minggu (22/11) malam.
Perbuatan dua ABG tersebut dipergoki oleh salah seorang takmir masjid yang diam-diam mengamati perilaku sepasang kekasih yang di mabuk cinta itu. Takmir (petugas masjid) curiga lantaran VT dan NY masuk bersamaan kedalam toliet dengan waktu cukup lama.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mustijat Priyambodo menjelaskan saat itu takmir masjid langsung mengetuk pintu toilet, namun tidak ada jawaban, akhirnya pintu toilet didobrak.
“Karena diketuk tidak dijawab, akhirnya didobrak. Keduanya masih di dalam toilet,” terang Mustijat.
Saat didobrak sepasang kekasih tersebut sudah menggunakan pakaian lengkap. Keduanya pun kemudian diamankan supaya tidak dihakimi oleh warga.
“Keduanya memang sedang berada di dalam toilet, kemudian langsung diamankan,” ungkapnya.
Pihak kepolisian langsung datang dan membawa sepasang kekasih tersebut ke Polres Gunungkidul dan kemudian memanggil orangtua keduanya dan juga tokoh masyarakat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Kita panggil kedua orangtuanya, kita serahkan pihak keluarga agar berembuk dan juga tokoh masyarakat. Kita sarankan dilakukan pembinaan,” bebernya.
4. Tiga remaja SMP kepergok mesum di lapangan
Tiga pasang remaja SMP di Jembrana kepergok hendak berbuat mesum di pojok-pojok lapangan umum Negara oleh sejumlah Pecalang, Sabtu (14/11) tengah malam di Jembrana, Bali. Saat kepergok pecalang, ketiga cewek SMP tersebut mengenakan pakaian serba minim. Bahkan mereka tidak memperdulikan orang-orang sekitar, termasuk saat para pecalang mendekati mereka.
Kepala Lingkungan Dauhwaru, Kelurahan Dauh Waru, Jembrana, Gusti Ngurah Adi Adnyana, mengaku heran dengan kelakuan para ABG jaman sekarang, mereka seakan tidak punya malu berpacaran di tempat umum.
“Kami heran dengan prilaku remaja-remaja itu. Pacaran di tempat umum, mereka cuek dengan orang-orang. Pakaian yang perempuan serba mini. Mereka mau berbuat mesum di tempat terbuka,” kata Adnyana, Minggu (15/11).
lanjut Adnyana mengungkapkan, tiga ABG tersebut lalu dibawa ke kantor Kelurahan dan memanggil orang tua mereka untuk dilakukan pembinaan.
“Malam itu juga kami langsung bawa tiga pasang remaja itu ke kantor lurah untuk pembinaan. Orang tua mereka juga kita panggil untuk pembinaan lebih lanjut,” terang Adnyana.
Menurutnya, ketiga pelajar tersebut adalah pelajar Sekolah menengah Pertama (SMP) dan bukan warga sekitar.
“Yang jelas mereka pelajar SMP dan bukan anak-anak dari Kelurahan Dauh Waru. Mereka dari desa lain,” tutupnya.
5. Dua ABG mesum di pematang sawah
Muhammad Hidayatul Afdal (17) warga Desa Jambe Reu, Kecamatan Kuala Batee, dan Irawati (17) warga Desa Lhang, Kecamatan Setia tepergok sedang memadu kasih di pematang sawah yang berada di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (29/6).
Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Abdya Riat di Blangpidie mengungkapkan, sejoli ini ditangkap aparat sekitar pukul 21.38 WIB pada saat umat muslim sedang melaksanakan ibadah salat tarawih.
Awalnya, satu tim Satpol PP dan WH yang tergabung dalam reserse penegakan qanun (respeq) bergerak melakukan patroli ke kawasan wisata Pantai Jilbab ke Pantai Cemara Indah Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, dan selanjutnya menuju kawasan Jalan Cot Mane, Kecamatan Jeumpa. Setiba di kawasan yang tiada berpenduduk itu, petugas melihat sepasang remaja berboncengan dengan sepeda motor mondar mandir melintasi jalan sepi dan membuat polisi syariah curiga.
“Karena merasa curiga, personel mengendap di dalam gelap selama 1 jam, memantau sepeda motor yang mondar mandir sampai 3 kali dan menghilang masuk ke persimpangan jalan menuju sawah,” terang Riat, Selasa (30/6).
Setelah petugas melakukan pencarian selama 15 menit, pasangan tersebut ditemukan sedang bertindih tanpa mengunakan pakaian di atas badan jalan usaha tani dengan menggunakan mantel hujan sebagai alas penganti tikar.
Di tempat kejadian, petugas menemukan satu unit sepeda motor jenis Shogun bersama dengan pakaian dalam wanita yang tersimpan di dalam boks motor tersebut.
Setelah mendapatkan semua barang bukti, kedua remaja yang baru tamat Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) tersebut langsung dibawa ke Kantor Satpol PP dan WH untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Saat diinterogasi, kedua remaja tersebut mengaku sudah pacaran selama 3 tahun, bahkan, sebelumnya sudah pernah melakukan hal yang sama sewaktu masih sekolah. Setelah kita mintai keterangan lebih lanjut, ternyata kedua pasangan baru tamat SMK pada tahun 2015 ini. Jadi, untuk proses lebih lanjut, kita konsultasi dulu dengan pihak kejaksaan. Dan kita juga akan memanggil kedua orang tua mereka termasuk kepala desanya masing-masing,” pungkasnya. [HP – Sebarkanlah.com /Merdeka]