Mengerikan! Arwah Nuri korban mutilasi di Tangerang, mulai gentayangi warga

Mengerikan! Arwah Nuri korban mutilasi di Tangerang, mulai gentayangi warga
Baru-baru ini masyarakat Jakarta dan sekitarnya digegerkan dengan kasus mutilasi yang menimpa seorang wanita hamil asal Tangerang bernama Nur Atikah.
Meski pelaku mutilasi telah tertangkap, kasus kematian Nur Atikah (34 tahun) rupanya masih menyisakan cerita. Kini, beredar kabar jika arwah Nuri (sapaan akrab korban) gentayangan.
Seorang warga bernama Wati, yang tinggal di seberang tempat terbunuhnya korban, mengatakan, ada seorang warga yang teriak-teriak seperti kerasukan.
"Ada warga yang tinggalnya di seberang kontrakan, tiba-tiba saja teriak seperti orang kesurupan," terang Wati.
Diketahui warga tersebut bernama Laras (29 tahun). Warga meyakini, Laras dirasuki arwah Nuri.
Wati melanjutkan, ketika mendengar teriakan orang, hampir seluruh warga langsung mendatangi kontrakan Laras dan langsung memegangi kaki serta tangan wanita itu agar tidak menendang barang-barang yang ada di kamar kontrakannya.
Tak lama kemudian, seorang warga mendatangkan 'orang pintar' di kampung untuk mengusir arwah Nuri.
"Saha ieu (siapa ini)? Tong ngaganggu (jangan ganggu)!" tanya orang pintar tersebut sembari memegang kening Laras.
Dalam keadaan tidak sadar, Laras berbicara meracau. Dia meminta bagian kaki Nuri yang belum ditemukan untuk segera dicari.
"Di mana kaki saya? Saya orang Lebak, tolong temukan anggota tubuh saya," kata Wati.
Tak cuma itu, menurut cerita Wati, sejak meninggalnya korban, warga yang melintas di sekitar rumah kontrakan berlantai dua itu juga kerap mencium bau busuk dan amis.Baru-baru ini masyarakat Jakarta dan sekitarnya digegerkan dengan kasus mutilasi yang menimpa seorang wanita hamil asal Tangerang bernama Nur Atikah.
Meski pelaku mutilasi telah tertangkap, kasus kematian Nur Atikah (34 tahun) rupanya masih menyisakan cerita. Kini, beredar kabar jika arwah Nuri (sapaan akrab korban) gentayangan.
Seorang warga bernama Wati, yang tinggal di seberang tempat terbunuhnya korban, mengatakan, ada seorang warga yang teriak-teriak seperti kerasukan.
"Ada warga yang tinggalnya di seberang kontrakan, tiba-tiba saja teriak seperti orang kesurupan," terang Wati.
Diketahui warga tersebut bernama Laras (29 tahun). Warga meyakini, Laras dirasuki arwah Nuri.
Wati melanjutkan, ketika mendengar teriakan orang, hampir seluruh warga langsung mendatangi kontrakan Laras dan langsung memegangi kaki serta tangan wanita itu agar tidak menendang barang-barang yang ada di kamar kontrakannya.
Tak lama kemudian, seorang warga mendatangkan 'orang pintar' di kampung untuk mengusir arwah Nuri.
"Saha ieu (siapa ini)? Tong ngaganggu (jangan ganggu)!" tanya orang pintar tersebut sembari memegang kening Laras.
Dalam keadaan tidak sadar, Laras berbicara meracau. Dia meminta bagian kaki Nuri yang belum ditemukan untuk segera dicari.
"Di mana kaki saya? Saya orang Lebak, tolong temukan anggota tubuh saya," kata Wati.
Tak cuma itu, menurut cerita Wati, sejak meninggalnya korban, warga yang melintas di sekitar rumah kontrakan berlantai dua itu juga kerap mencium bau busuk dan amis.