Misteri Dibalik 5 'Kota yang Hilang'

Misteri Dibalik 5 'Kota yang Hilang'
Banyak penjelajah terdorong untuk melakukan aksi 'gila' berburu kota-kota yang hilang. Sebut saja El Dorado, Atlantis dan The Lost City of Z. Kota-kota tersebut populer sebagai kota yang hilang dan banyak disebut dalam cerita-cerita petualangan para penjelajah Inggris dan Amerika.
Dalam kisah-kisah tersebut diterangkan bahwa para penjelajah memburu kota-kota yang hilang karena berbagai macam alasan dan tujuan. Mulai dari menemukan harta karun hingga mendapatkan ketenaran.
Belum diketahui secara pasti apakah kota-kota tersebut memang benar ada. Namun setelah berabad-abad, para arkeolog pun berupaya mencari pembuktian tentang keberadaan kota-kota yang hilang.
Memanfaatkan pencitraan satelit, pemetaan sonar dan berbagai teknologi yang sudah semakin canggih saat ini, para ilmuwan sedikit demi sedikit berhasil menemukan jejak-jejak kota yang hilang. Meski begitu, segala temuan tersebut belum bisa memastikan seratus persen keberadaan kota-kota yang hilang.
Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan mengenai beberapa kota yang hilang dilansir darithrillist.com.
1. Sodom dan Gomorrah
Lokasinya dikabarkan berada di dekat Laut Mati, Yordania. Kota-kota ini dikaitkan dengan kisah kehancuran umat Luth. Dikisahkan kaum Sodom yang menghuni kota tersebut melakukan perbuatan dosa berupa penyimpangan seksual. Mereka tak mau bertobat hingga akhirnya Tuhan menurunkan azab pedih dengan meluluhlantakkan kota tersebut. Kota itu kemudian hancur dan disebut sebagai kota yang hilang.
2. City of Caesars
Lokasinya diperkirakan berada di Patagonia, Argentina. Dikisahkan dahulu City of Caesars merupakan kota yang menyimpan emas, perak dan berlian berlimpah. Karena itu banyak penjelajah mendedikasikan hidup mereka untuk mencari kota ini demi menemukan harta karun. Beberapa orang mengatakan kota ini didirikan oleh para korban kapal karam yang terdampar. Namun sebagian lainnya mengatakan kota ini didirikan oleh anak-anak Suku Inca yang melarikan diri dari penjajah.
3. Lyonesse
Lokasinya dikabarkan berada di lepas pantai barat daya Inggris. Lyonesse digambarkan sebagai sebuah pulau cekung yang sering disebut-sebut dalam puisi Arthurian, cerita abad pertengahan dan novel-novel fantasi. Pulau ini diyakini menjadi penghubung antara Pulau Scilly dan Cornwall, yang dalam beberapa cerita dikatakan tenggelam pada 4.500 tahun lalu dan kemudian hilang.
4. Aztlan
Lokasinya diprediksi berada di dekat Meksiko atau Amerika Serikat. Menurut legenda, Aztlan adalah rumah leluhur bangsa Aztec, sekumpulan suku yang hidup sekitar 1.000 tahun lalu. Mereka kemudian meninggalkan Aztlan untuk alasan yang tidak diketahui dan kemudian bermigrasi ke Kota Tenochtitlan, kini Mexico City. Dari sana mereka membangun sebuah kerajaan dan selama dua abad memerintah kawasan luas dari Mesoamerika. Aztlan sejak itu telah menjadi simbol identitas Mesksiko sebelum kedatangan orang Eropa. Namun tidak ada yang tahu apakah itu nyata atau sekadar mitologi.
5. El Dorado
Lokasinya diperkirakan berada di Danau Guatavita atau Danau Parime, Kolombia. Dalam legenda dikisahkan bahwa El Dorado adalah seorang raja yang melapisi dirinya dengan debu emas sebelum akhirnya menyelam di sebuah danau di Andes, Kolombia, sebagai bagian dari ritual. Sejak saat itu kota peninggalan El Dorado dijuluki kota yang hilang. Pada tahun 1800-an perburuan El Dorado banyak dilakukan oleh para penjelajah. Mereka menelusuri Amerika Selatan termasuk Amazon dengan harapan akan mendapatkan emas El Dorado.
[crosslink_1]