PDIP: Masa Partai Suruh Berkoalisi Dengan Independen, Tidak Mungkin Itu

PDIP: Masa Partai Suruh Berkoalisi Dengan Independen, Tidak Mungkin Itu
PDIP secara tegas menyatakan tidak akan memberikan dukungan kepada bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang maju melalui jalur perseorangan.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan pihaknya hanya mendukung bakal calon Gubernur yang ikut dalam mekanisme penjaringan partainya.

"Masa partai suruh berkoalisi dengan independen. Tidak mungkin kalau itu," kata Gembong Warsono di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Terlebih, berdasarkan jumlah kursi di DPRD DKI Jakarta, PDIP merupakan satu-satunya partai yang dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2017 mendatang tanpa harus berkoalisi.

"Saya tidak bicara orangnya, tapi yang hampir saya pastikan yang diusung PDI Perjuangan adalah orang yang mendaftar maupun diusulkan partai," katanya.

Meski demikian, Gembong menyatakan partainya tetap membuka jalur penjaringan untuk berbagai kalangan.

Tidak terbatas pada kader PDIP atau politisi dari partai lain.

"Yang mendaftar tadi bisa direkomendasikan diusung oleh partai. Tapi yang tidak mendaftar hampir saya pastikan tidak akan diusung partai," kata Gembong.

Namun, dalam proses penjaringan ini, PDIP telah menerima dua nama dari internal partai yaitu Djarot Saiful Hidayat dan Boy Sadikin.

"Pak Djarot dan Pak Boy diajukan internal," sebut Gembong.

Hingga hari ini, Rabu (20/4/2016), telah ada 32 balon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta yang telah mendaftarkan diri di PDIP.

Menurutnya, jumlah nama itu akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran 25 April mendatang.

Setelah penutupan, DPD PDIP akan melakukan seleksi berkas yang kemudian diikuti tes psikologi.

Hasil dua seleksi itu akan diserahkan DPD PDIP ke Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan, sebelum dikenalkan kepada masyarakat.

"Setelah fit and proper itu dijajakan ke masyarakat melalui survey yang akan dilakukan PDIP," katanya.
Penulis: Valdy Arief
Editor: Adi Suhendi
Sumber: http://www.tribunnews.com/metropolitan/2016/04/20/pdip-masa-partai-suruh-berkoalisi-dengan-independen-tidak-mungkin-itu?page=3