Tiga Oknum Pemukul Mahasiswa Diperiksa, Pengacara Upayakan Mediasi

Tiga orang yang diperiksa di unit Jatanras Polresta Pekanbaru pada Rabu sore selain Karo Humas Setda Prov Riau, Darusman, ASN protokoler serta seorang pegawia honorer protokoler.

Pengacara ketiga tersangka, Fahmi menyebutkan, kliennya berupaya kooperatif dengan pemeriksaan tersebut.

Menurutnya, kliennya menghormati proses hukum.

"Kami berusaha kooperatif dengan pemanggilkan pemeriksaan. Klien kami menghormati proses hukum, " terangnya.

Menurut Fahmi ada kemungkinan proses hukum juga akan dilakukan melalui jalur mediasi.

Mediasi dengan menemui para korban dan membicarakan soal laporan yang dimasukkan ke polisi.

"Sejauh ini tanggapan korban cukup baik. Jadi kita akan upayakan jalan mediasi," ujar Fahmi.

Soal pemanggilan pemeriksaan lanjutan, Fahmi belum mengetahuinya.

"Itu tergantung penyidik," terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto menyebutkan, proses hukum akan tetap lanjut.

Apakah kemudian ada mediasi, itu bisa saja terjadi.

"Polisi diluar jalur mediasi tersebut. Kita lihat saja nanti apakah korban mencabut laporannya, itu bisa saja terjadi," terang Bimo.

Seperti diberitakan, mahasiswa Universitas Riau bereaksi setelah tiga rekan mereka menjadi korban pemukulan di Gedung Daerah Provinsi Riau pada Rabu (13/4/2016).

Pada hari tersebut, KPK tengah melakukan supervisi yang dihadiri Plt Gubenur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan walikota/bupati serta SKPD se -Riau.

Ditengah acara, tiga orang mahasiswa berencana membentang spanduk yang bersi aspirasi mafia migas.

Namun belum sempat spanduk dibentang, humas dan protokoler mengamankan tiga mahasiswa tersebut.

Disinilah kemudian insiden pemukulan tersebut terjadi.

Diruangan gedung, tiga orang mahasiswa dipukul dan ditendang. (*)
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Pekanbaru   

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2016/04/20/tiga-oknum-pemukul-mahasiswa-diperiksa-pengacara-upayakan-mediasi?page=3