Hitung Mundur 15 Gembong Narkoba Dieksekusi Mati di Indonesia

Hitung Mundur 15 Gembong Narkoba Dieksekusi Mati di Indonesia

JAKARTA – Indonesia sedang getol-getolnya memberantas peredaran narkoba di tanah akhir. Salah satu keseriusan yang ditunjukkan adalah dengan mengeksekusi mati para gembong narkoba.
Jika dihitung mundur sejak awal 2015, sudah ada 15 gembong narkoba yang tewas oleh peluru eksekutor. Terakhir empat gembong dieksekusi dini hari tadi sekira pukul 00.45 WIB, Jumat (29/7/2016).
Gembong narkoba yang dieksekusi itu yakni Gajetan Acena Seck Osmane warga negara Afrika Selatan, Mikae Titus Igweh dan Humprey Ejike warga negara Nigeria, dan atu orang Indonesia, yakni Freddy Budiman.

Sebelumnya pada Rabu 29 April 2015, delapan terpidana narkoba menjalani eksekusi mati di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Selain duo Bali Nine (Andrew Chan dan Myuran Sukumaran), enam terpidana mati lainnya yang dieksekusi adalah Martin Anderson, Sylvester Obiekwe Nwolise, Okwudili Oyatanze, dan Raheem Agbaje dari Nigeria. Kemudian Rodrigo Gularte dari Brasil, serta Zainal Abidin warga negara Indonesia.

Sementara pada 18 Januari 2015 enam gembong narkoba dieksekusi. Yakni Marco Archer Cardoso Mareira (53) warga negara Brazil, Daniel Enemua (38) warga negara Nigeria, Ang Kim Soe (62) Belanda, Namaona Dennis (48) warga negara Malawi, Rani Andriani atau Melisa Aprilia warga negara Indonesia, dan Tran Thi Hanh, warga negara Vietnam (37). sumber: okezone.com