Baru 2 Bulan Nikahi ABG, Kakek Nasir Ditahan Polisi, Ini Nasib Tragis yang Menimpanya

Baru 2 Bulan Nikahi ABG, Kakek Nasir Ditahan Polisi, Ini Nasib Tragis yang Menimpanya

Kakek gaul dan kaya Hajir Nasir (63) asal Desa Masago Kecamatan Patimpeng, Bone, Sulsel, diciduk polisi.

Kakel gaul yang membuat heboh netizen karena menikahi gadis yang baru tamatan SMA, Milawati(18) itu, kini ditahan di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Watampone.

H Nasir terpaksa harus dipisahkan dengan istrinya setelah menabrak pejalan kaki hingga tewas.

"Betul bapak ditahan karena menabrak, Ia menabrak dengan menggunakan sepeda motor," ujar Milawati kepada TribunBone.com, Sabtu (3/9/2016).

Kakek Nasir diketahui menabrak pejalan kaki hingga tewas, Nonci (74), warga Dusun Parigi, Desa Pitung Pidange, Kecamatan Libureng, Sabtu (27/8/ 2016) lalu.

Korban sempat dirujuk di RSUD Wahidin Makassar, akan tetapi meninggal Kamis (1/9/2016).

Kasus Haji Nasir kini ditangani Satlantas Mapolres Bone.

Nasir sempat tenar setelah menikahi Milawati di Desa Suwa, Kecamatan Libureng, Bone, Sulsel dengan mahar Rp 50 juta, Senin (11/7/2016) lalu.

Lantas apa kata Kakek Nasir?

[Haji Nasir (membelakang) saat berada di Mapolres Bone, Sabtu (3/9/2016)/justang/tribunbone.com/.]

Warga Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, itu tak menyangka dirinya ditimpa musibah hingga harus berpisah sementara dengan istrinya.

"Mau apa lagi nak, ini musibah bagi saya, saya langsung menyerahkan diri pas saya tahu korbannya meninggal, Saya malu kalau mesti dijemput polisi di rumah," tutur Haji Nasir dengan nada rendah kepada wartawan, Sabtu (3/9/2016).

Haji Nasir dijerat dengan pasal 310 ayat 4 juncto pasal 112 ayat 1, undang undang RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun penjara dan atau denda 12 juta rupiah.

Musibah yang menimpa Haji Nasir saat hendak pulang ke rumah istrinya di Kompleks Pabrik Gula Camming, Kecamatan Libureng dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo, pada Sabtu, 27 Agustus 2016, sekira pukul 18.30 Wita.

Dalam perjalanan, Haji Nasir disalip pengendara sepeda motor yang melaju kencang.

Akibatnya Haji Nasir terpental dari motor, sepeda motornya terseret hingga menabrak korbannya bernama Nonci (74).

"Awalnya ada yang balap-balap di belakangku, kemudian saya disalip, saya kaget dan terjatuh dari motor, sementara motor yang saya terseret dan menabrak korban," ujar pensiunan PNS tersebut.

Netizen gempar

Dua bulan lalu Haji Nasir membuat gempar netizen di Indonesia

Foto-foto pernikahannya dengan Milawati, ABG 18 tahun menjadi perbincangan di media sosial.

Haji Nasirpun menceritakan bagaimana dia bisa memperistri Milawati?

Haji Nasir (60) mengaku tak tahan lagi hidup sendiri, tiga bulan sepeninggal istrinya.

Pensiunan guru di Bone yang dikenal “kakek gaul” kelahiran 1956 ini menyudahi masa lajang, setelah tiga bulan menduda.

Pesta di Dusun Warania, Desa Suwa, Kecamatan Libureng, Bone, Senin (11/7/2016), menandai kehidupan baru sang “kakek gaul”.

Resepsi pernikahan itu laiknya pesta lainnya, ada elekton, warga berduyun-duyun datang “massolo”, penonton berjoget mengiringi goyangan biduan-budianita.

Pesta dan pernikahan itu jadi heboh setelah fotonya dimuat di media sosial dan diberitakan TribunBone.com.

"Happy Wedding Kakek! H. Nasir (78 tahun) dan Milawati (18 tahun) tanggal 11 Juli 2016 di Desa Masago Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah... Cieee kakek.Hihihi," tulis Nurfahrah Yusuf pada akunnya pada Facebook-nya, Senin (11/7/2016).

Link berita pada portal Tribun-Timur.com dishare ribuan akun.

Nasir memastikan pernikahannya lazim.

Uang “panaiqnya” juga lumrah.

Dia taksir pernikahannya menelan Rp 50 juta.

"Yang tercatat uang panaik Rp 20 juta tetapi ada uang tambahan saya juga untuk membiayai pernikahan, ambil elekton, beli sapi, 'lamming'-nya, penaksirannya Rp 50 juta," kata Nasir.

Nasir memberi mahar ke Milawati berupa dua gram cincin emas, sebidang tanah, dan seperangkat alat salat.

Nasir mengaku menikahi Milawati agar mendapat teman baru dalam hidupnya. Setelah menikah, dia ingin segera memboyong Milawati ke rumahnya, Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.

"Harapan saya dapat tinggal bersama istri di rumah saya, agar saya ada temani dan jaga lho, tetapi saya serahkan sepenuhnya kepada istri di mana mau tinggal, mau di sini atau di kampung saya," kata Nasir.
Lamar Sepupu

Betapa tidak, awalnya dia bermaksud menikahi sepupu Milawati, janda.

Apa daya, sepupu Milawati menolak lamaran Nasir.

"Awalnya kakek H Nasir hendak melamar sepupu Mila yang seorang janda," kata Kepala Desa Suwa, Salahuddin Bakri (44), mengungkapkan.

Keengganan si janda menerima lamaran si duda tercermin dari sikapnya yang ogah mengurus surat perceraian.

"Akan tetapi sepupu Mila yang janda itu belum mengurus surat perceraiannya, dan juga tak mau menerima lamaran Kakek Nasir," ujar Salahuddin.

Saat proses lamaran itulah, Milawati pun proaktif membujuk sepupunya agar menerima pinangan Nasir.

Malah Milawati pernah bilang ke sepupunya itu, “'Andaikan saya yang dilamar, saya akan terima."

Kalimat bujukan Milawati itu sampai ke telinga Nasir. Si “kakek gaul” mulai berubah sasaran. Dia berusaha meyakinkan diri bahwa Milawati, diam-diam, menaruh hati padanya.

Setelah memastinya adanya benih cinta pada diri Milawati untuknya, Nasir mulai mendekati gadis tamatan SMA itu.

“Seiring berjalannya waktu Kakek Nasir dan Mila saling kenal lebih dekat kemudian memutuskan menikah,” kata Salahuddin.

Sang kepala desa menyebut pesta pernikahan itu berlangsung meriah.

"Acaranya berlangsung meriah bahkan ambil elekton. "Maharnya cincin emas 2 gram, kalau uang panainya Rp 50 juta," katanya.

Nasir memiliki hamparan tanah yang luas, mobil pribadi bermerek, hingga rumah bertingkat.

"Kakek H Nasir punya harta yang banyak, ada mobil pribadinya Toyota Rush dan rumah batu bertingkat dua," kata Kepala Desa Masago, Hasniati, yang dikonfirmasi terpisah.

Menurut Hasniati, Nasir memang bukan sembarang kakek. "Kakek Nasir punya harta yang banyak, ada mobil pribadinya Toyota Rush dan rumah batu bertingkat dua. Cerita orang maharnya mobil, tetapi yang tertulis hitam di atas putih hanya dua gram cincin emas," kata Hasniati menjelaskan.

Akun Ihwan Bakmar pada Fcebook membeberkan jika Haji Nasir harus merogoh kocek sebesar Rp 55 juta plus mobil Honda Jazz dan satu unit rumah untuk mempersunting Mila.

“Mencetak rekor di sulewesi selatan BONE selatan masago uang panai 55 jt mobil honda jazz dan 1 rumah usiah laki laki 78 thn cewe 18 thn,” tulis Ihwan.

Pensiunan Pegawai Negeri Sipil di SMPN Masago ini ditinggal mati istri pertamanya tiga bulan lalu.

"Ia duda yang ditinggal mati istrinya dan tak memiliki anak," tutur Hasniati.(*) sumber: makassar.tribunnews.com