Gara-gara Cinta Amir Tewas Dikepruk, Mayatnya Dimasukkan ke Karung Lalu Dijahit

Gara-gara Cinta Amir Tewas Dikepruk, Mayatnya Dimasukkan ke Karung Lalu Dijahit

JAMBI - Terungkap identitas Jenazah yang ditemukan di dalam karung yang terjahit di Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, beberapa waktu lalu.
Amir (30), pria dalam karung tersebut dibunuh Zulul Izlah alias Panjul. Pelaku yang juga warga Sungai Gelam menyerahkan diri ke Polsek Sungai Gelam, Jambi, Rabu (21/9/2016).
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi, mengatakan tersangka menyerahkan diri karena merasa bersalah. Penyidik masih memeriksa tersangka.

Hasil pemeriksaan sementara kepolisian, Panjul nekat menghabisi korban secara sadis karena didasari dendam Asmara. Ia cemburu setelah adik iparnya SL bercinta dengan korban.
Usut punya usut Panjul pernah menjalin asmara dengan adik iparnya tersebut sebelum menikah dengan yang lain. Karena rasa cemburu itu pelaku membunuh korban.


"Motifnya hubungan asmara gelap, karena cemburu melihat korban menjalin asmara dengan adik iparnya," Kuswahyudi menerangkan kepada wartawan Jumat (23/9/2016).
Warga Desa Sungai Gelam kaget atas penemuan jenazah dalam kondisi mengenaskan pada Minggu dini hari. Kondisi Amir kaku di dalam karung terikat di tepi sungai dekat perkebunan sawit.

Kronologis

Panjul menghabisi korban pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku menunggu korban yang melewati jalan perkebunan menuju rumahnya.
Pelaku bersembunyi di balik pohon sawit sambil membawa sepotong kayu dan karung. Ketika korban melintas mengendarai motor, pelaku memukul kepala korban dan langsung tersungkur.
Sekali pukul di kepala, pelaku kembali menghantam balok kayu ke leher, punggung, badan dan muka korban. Setelah yakini Amir meninggal, pelaku memasukkan korban ke dalam karung dan menjahitnya.

Panjul membuang karung berisi mayat Amir ke dalam kanal tempat korban ditemukan. Sementara, motor yang korban kendarai dibiarkan di atas jembatan.
Polisi mengamankan karung warna putih merek JAPFA yang terdapat bercak darah korban, pakaian korban, tali pengikat karung, kayu, motor Yamaha RX King milik korban.
Warga membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi untuk diautopsi tim medis. Penemuan mayat Amri dilaporkan warga ke Polsubsektor Sungai Gelam.

Penulis: Dedi Nurdin
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jambi