Ibu-Ibu Dikampung Ini Gagalkan Aksi Pencurian yang Pelakunya Wanita

Ibu-Ibu Dikampung Ini Gagalkan Aksi Pencurian yang Pelakunya Wanita

BLITAR – Mencuri di rumah Luluk W (36), warga Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun, Minggu (18/9/2016) pagi kemarin, Umi (47), ibu dua anak asal Desa Kedungwaru, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ditangkap warga.
Uniknya yang menangkap adalah  kaum ibu-ibu di kampung tersebut.
Pelaku mencuri dompet korban, yang berisi uang Rp 200 ribu, dan surat-surat penting, seperti KTP, SIM, STNK sepeda motor, dan dua kartu ATM.

Kapolsek Talun, AKP Subondo menuturkan, pelaku datang ke rumah korban, dengan naik sepeda motor sendirian.

Pelaku mengaku baru saja mengantarkan suaminya, yang bekerja jadi buruh tani.

Usai mengantarkan suaminya, pelaku mengaku berputar-putar di desa korban.
Melihat rumah korban sepi dan pintu depannya terbuka, pelaku punya niat jahat.
Ia berpura-pura bertamu.

Namun, setelah memanggil pemilik rumah berkali-kali dan tak ada jawaban, pelaku langsung menyelinap ke dalam rumah korban.
Akhirnya, ia mengambil dompet yang ada di meja ruang tengah.

"Pelaku mengira, rumah korban kosong, sehingga dengan berani beraksi," katanya.
Namun, saat pelaku akan keluar, korban memergokinya.

Saat itu, korban lagi mencuci di belakang rumah dan hendak mengambil hanger ke dalam.
Meski memergoki orang tak dikenal dan berada di dalam rumahnya, korban tak langsung bereaksi namun masih ditanya baik-baik.
"Kamu itu siapa? Ditanya korban seperti itu, namun pelaku tak menjawabnya dan malah berusaha kabur," ujarnya.

Melihat pelakunnya berusaha kabur ke arah sepeda motornya, yang diparkir di depan rumah korban atau di tepi jalan, korban langsung meneriakinya, maling-maling.
Bersamaan itu, yang berdatangan malah ibu-ibu.

Tahu ada pencuri wanita dan berusaha kabur, ibu-ibu itu menghalanginya dan langsung menangkapnya.

Kepada petugas, pelaku mengaku lagi kepepet uang, buat kebutuhan rumah tangganya.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya