Rumah Mewah Istri Ketiga Dimas Kanjeng Terkunci Rapat

Rumah Mewah Istri Ketiga Dimas Kanjeng Terkunci Rapat

PROBOLINGGO - Rumah istri ketiga Taat Pribadi, pengasuh, guru besar sekaligus pemilik Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Jalan Sahara, Dusun Karang Dampit, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo, Kamis (29/9/2016) pagi terlihat sepi.
Bahkan, rumah dengan ukuran yang cukup besar dibandingkan dengan rumah di sekitarnya itu digembok rapat.

Informasinya, rumah yang dihuni oleh istri ketiga Dimas Kanjeng kosong sejak yang bersangkutan ditangkap polisi beberapa waktu lalu.
Rumah dengan gerbang warna hitam ini sempat digerebek polisi, setelah sebelumnya diduga menjadi lokasi persembunyian Dimas Kanjeng dari kejaran kepolisian.
Namun, faktanya Dimas Kanjeng diamankan di Padepokan.

Suyanti (40) tetangga dekat rumah istri ketiga Dimas Kanjeng mengatakan, rumah itu sudah tidak berpenghuni sejak digerebek polisi beberapa waktu lalu.
"Kayaknya sudah kosong, karena tidak ada aktivitas apapun dari dalam rumah itu. Biasanya pembantunya sering keluar rumah, tapi sekarang tidak ada," katanya saat ditemui.
Dia menjelaskan, rumahnya itu digembok rapat. Lampu depan, belakang hingga lampu tengah itu mati beberapa hari ini.

"Kalau semisal ada orangnya kan lampu minimal menyala. Ini sudah beberapa hari terakhir lampunya mati, dan kalau malam rumah ini gelap," terangnya.
Ia tidak menampik rumah itu ditinggali istri Dimas Kanjeng. Namun, ia tidak berani memastikan itu rumah istri Dimas Kanjeng yang nomor berapa.

Sebab, ia mendapatkan kabar dari teman-temannya bahwa Dimas Kanjeng memiliki banyak istri.
"Kata tetangga sini sih, itu rumah istri ketiga kalau tidak salah," paparnya.
Suyanti menjelaskan, selama ini, istri Dimas Kanjeng itu jarang bergaul dengan lingkungan sekitar.
Bahkan, ia mengaku tidak mengenal siapa nama istri Dimas Kanjeng tersebut.

Saya meskipun tetangga dekat, rumahnya menempel, tidak pernah tahu namanya. Jangankan namanya, wajahnya pun saya juga tidak tahu. Yang sering keluar itu pembantunya," ungkapnya.
Akan tetapi, kata Suyanti, pembantu rumah istri ketiga Dimas Kanjeng ini sering memanggilnya dengan sebutan "Neng Fenny". Namun ia tidak mengetahui nama asli yang bersangkutan.
Ia menyebut, istri ketiga Dimas Kanjeng itu pendatang di kampung ini.
"Belum ada setahun tinggal di rumah ini. Dia tidak pernah sosialisasi dengan tetangga. Bahkan, ada kegiatan desa pun, ia tidak pernah keluar rumah," ujar dia.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Surya