Warga Datangi Rumah Pasutri yang Bunuh Diri bareng dan Berpelukan, Ini Sebabnya

KEDIRI  - Warga Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur sejak pagi mulai mendatangi rumah almarhum Hartono (62) - Sulistyawati (56), pasutri yang diduga meninggal karena bunuh diri seperti Romeo and Juliet, Senin (19/9/2016).  Semula hanya puluhan warga yang datang bergerombol namun makin siang warga  bergerombol di sekitar lokasi rumah korban malah mencapai ratusan orang.  Massa datang karena mendapat info ada pembongkaran makam dan rekonstruksi kasus dugaan bunuh diri pasutri Hartono - Sulistyawati.  Keduanya tewas bunuh diri bareng dan berpelukan.  Kabar rencana adanya rekonstruksi itu dengan cepat telah menyebar dari mulut ke mulut sehingga warga berdatangan ke lokasi.  Dari keterangan yang diperoleh warga, kasus bunuh diri Hartono - Sulistyawati bukan murni kasus bunuh diri.

KEDIRI  - Warga Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur sejak pagi mulai mendatangi rumah almarhum Hartono (62) - Sulistyawati (56), pasutri yang diduga meninggal karena bunuh diri seperti Romeo and Juliet, Senin (19/9/2016).

Semula hanya puluhan warga yang datang bergerombol namun makin siang warga  bergerombol di sekitar lokasi rumah korban malah mencapai ratusan orang.
Massa datang karena mendapat info ada pembongkaran makam dan rekonstruksi kasus dugaan bunuh diri pasutri Hartono - Sulistyawati.

Keduanya tewas bunuh diri bareng dan berpelukan.
Kabar rencana adanya rekonstruksi itu dengan cepat telah menyebar dari mulut ke mulut sehingga warga berdatangan ke lokasi.

Dari keterangan yang diperoleh warga, kasus bunuh diri Hartono - Sulistyawati bukan murni kasus bunuh diri.

Malahan ada yang menyebutkan pelakunya sudah diamankan petugas.
Sejauh ini tidak ada yang tahu sumber informasi ini berasal darimana.
Akibat isu ini ratusan warga kemudian berdatangan di lokasi untuk menyaksikan.
Petugas kepolisian dari Polsek Kras malahan sudah memberitahu warga tidak ada agenda rekonstruksi.

Meski telah ada penjelasan, namun warga masih tampak bergerombol di sekitar TKP.
Kapolsek Kras AKP Muklason saat dikonfirmasi Surya menyebutkan, sejauh ini tidak ada agenda untuk melakukan reka ulang di rumah pasutri yang diduga melakukan bunuh diri.
Namun terkait perkembangan penyelidikan, AKP Muklason menyebutkan kasus pasutri yang diduga bunuh diri telah ditangani petugas Satreskrim Polres Kediri.
Diberitakan sebelumnya, pasutri Hartono - Sulistyawati warga Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dalam kondisi saling berpelukan.
Korban ditemukan meninggal di bawah rumpun bambu oleh warga yang hendak berangkat ke sawah.
Dari sekitar TKP petugas juga menemukan botol sisa minuman yang diduga berisi racun.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: fatkhulalami
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya Malang