Warga Gunungkidul Kembali Dihebohkan Api Misterius, Inilah Persamaan dengan Peristiwa Tahun Lalu

Warga Gunungkidul Kembali Dihebohkan Api Misterius, Inilah Persamaan dengan Peristiwa Tahun Lalu

GUNUNGKIDUL - Warga Gunungkidul kembali dihebohkan dengan api misterius, yang secara tiba-tiba membakar perabotan milik warga.
Tak diketahui secara pasti bagaimana mulanya api itu membakar, tetapi nyatanya beberapa perabotan memang hangus.

Kali ini, kejadian misterius itu menimpa rumah milik pasangan suami istri Fahrudin dan Vini di Dusun Karangduwet II, RT 24/10 Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.
Tahun lalu juga terjadi peristiwa misterius yang hampir sama, yakni menimpa keluarga Ladino dan Tugiyah, di Kwangen Lor, Desa Pacarejo, Semanu.

Bila ditelusuri, dua kejadian itu ternyata memiliki kesamaan. Tak diketahui secara pasti apakah ini kebetulan semata, atau ada sebuah misteri besar di baliknya.
Berikut sejumlah kesamaan itu.


1. Sama-sama Terjadi di Hari Jumat Bulan September

Entah apa yang aneh dengan hari dan bulan itu di Gunungkidul. Namun, dua peristiwa kebakaran misterius terjadi di hari Jumat dan bulan September.
Tahun 2015, api misterius mulai membakar perabotan milik Tugiyah pada Jumat (18/9/2016). Sebelum perabotan mulai terbakar, Tugiyah bersama kakak dan adiknya mencari rumput di salah satu mulut gua dekat rumahnya.
Di sana, ia dikagetkan dengan bayangan hitam yang berkelebat di mulut gua. Setelah pulang dari sanalah kebakaran perabotan misterius mulai terjadi.
Sedangkan di rumah Fahrudin, kebakaran terjadi Kamis (22/9/2016) sore dan Jumat (23/9/2016) pagi. Namun sebenarnya, kejadian misterius sudah terjadi di rumah itu sejak sebulan lalu.

2. Tak Mempan Meskipun Sudah Memanggil Orang Pintar

Baik keluarga Fahrudin ataupun Ladino telah memanggil orang pintar dan ustaz untuk mengatasi masalah misterius itu. Namun sayang, upaya itu tak berhasil menghentikan kebakaran perabotan di rumah mereka.

3. Sampai Mengeluarkan Isi Rumah

Pakaian, almari dan beberapa barang lain milik Fahrudin dan Ladino terbakar tanpa diketahui penyebab pastinya.
Untuk menghindari kebakaran berlanjut, mereka memutuskan untuk mengeluarkan perabotan dari rumah.
Pada tahun 2015 lalu, pihak Kecamatan Semanu yang meminta keluarga Ladino untuk mengeluarkan semua perabotan. Kali ini, Fahrudin juga mengeluarkan barang-barang dari rumahnya.
Ia bahkan menitipkan pakaian ke rumah tetangganya. Namun anehnya, pakaian milik Fahrudin terbakar, tetapi tidak merambah ke pakaian milik tetangganya.

4. Dua Pakaian Jawa Tersisa

Ini mungkin yang membedakan kebakaran di luar nalar di rumah Fahrudin dan Ladiyo.
Saat kebakaran misterius menimpa rumah Ladiyo, dua pakaian Jawa yakni kain jarik dan kebaya peninggalan seseorang bernama Mbah Warijem utuh. Padahal, semua pakaian lain di almari yang terbakar ludes.
Sedangkan di rumah Fahrudin, tidak disebutkan adanya pakaian tertentu yang bisa utuh saat terbakar. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng