Ahok Minta Maaf Panen Ribuan Komentar Netizen

Ahok Minta Maaf Panen Ribuan Komentar Netizen

JAKARTA -  Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) minta maaf menjadi berita terpopuler di Tribunnews dan menuai ribuan komentar, Senin (10/10/2016).
Permintaan maafnya terkait ucapan Ahok di Kepulauan Seribu yang berkomentar terkait Surat Al Maidah Ayat 51.

Berita berjudul, Ahok: Saya Minta Maaf menuai ribuan respon netizen di kolom komentar.
Sebagian besar komentar memuji keputusan Ahok untuk menyampaikan permintaan maaf kepada umat Muslim.

Meski ada juga yang berkomentar pedas dan masih tak menerima maaf Ahok, namun komentar positif lebih banyak dibanding yang negatif.
Komentar-komentar negatif ganti dibalas dengan bully netizen lainnya.

Ahok yang sebelumnya berikan penjelasan kalau apa yang ia ucapkan tak ada niatan untuk melecehkan.

Ahok menekankan pada orang yang menggunakan meski saat itu tak ada kata orang namun dari arti kata mengarah pada orang yang menggunakan ayat itu untuk membohongi.
Meski telah berikan penjelasan publik banyak yang tak puas, namun hari ini Ahok menyampaikan permintaan maaf.

Permintaan maaf Ahok menjadi angin segar dan mendapat tanggapan yang baik.
Janji Ahok untuk tak mengutip ayat-ayat di Kitab Suci juga mendapat dukungan.
"Saya sebagi orang Islam menerima dan sangat salaut karna saya tau maksud bapak waktu itu ngk berniat melecehkan.tp dgn bapak minta maaf ini.."

"Sungguh baik,,menunjukan sikap bapak yg perlu di tiru Pejabat2 lainya..km malah terus akan dukung bapak..karna kepemimpinan ada sudah teruji dan nyata.." Tulis akun dengan nama Papah Roy.

Hal senada disampaikan oleh akun dengan nama Violet A Ryien, "kembali kpd salah atau tidaknya ucapan Ahok, yg pasti Ahok berani meminta maaf kepada seluruh umat islam, salut !!!! Ahok tetap  BEST of the BEST."

"Gentleman always be a gentleman. Maaf bukan berati salah. Dan, salah nggak harus minta maaf (model begini banyak)."
"Gue ttp bangga ama ni orang bisa pimpin Jakarta. Satu2nya di Indonesia. Unik. Yp penting jujur apa adanya, bukan ada apanya." Tambah akun dengan nama Raden Otus Bakkamoena Alexandri Vernalis.

Meski demikian ada juga netter yang meminta Ahok untuk mundur, namun jumlahnya tak banyak.
Ahok minta maaf
Seperti dilaporkan reporter Tribunnews.com Denis Destryawan, Ahok sebelumnya  menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September lalu.

Ahok mengatakan tidak berniat melecehkan ayat suci Al Quran. Karenanya, Ahok menyampaikan permintaan maaf, bila ada yang tersinggung karena ucapannya.
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam, ataupun orang yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam ataupun Al Quran," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Apa yang disampaikannya di hadapan warga Kepulauan Seribu, ucap Ahok, merupakan tafsiran pribadi. Ahok tak mengira akan membuat gaduh.

Ahok meminta seluruh masyarakat untuk tidak memperpanjang persoalan.
"Saya minta maaf untuk kegaduhan ini. Saya pikir komentar ini, jangan diteruskan lagi. Ini tentu mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap Ahok.
Ahok mengatakan tidak bermaksud menghina agama tertentu.

Ahok justru ingin masyarakat tidak terpengaruh dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan jelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Sambutan Ahok di Kepulauan Seribu ditayangkan lewat situs berbagi video, YouTube. Video itu, menjadi viral.


Sebab, Ahok menyinggung Surat Al Maidah ayat 51. Beberapa kelompok masyarakat bereaksi keras atas ucapan Ahok. sumber: tribunnews.com