Kematian Janggal Pengikut Dimas Kanjeng, Saksikan di Aiman Kompas TV Malam Ini

Kematian Janggal Pengikut Dimas Kanjeng, Saksikan di Aiman Kompas TV Malam Ini

JAKARTA - Awalnya tak terlalu jadi perhatian. Tapi belakangan Indonesia dihebohkan dengan padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Taat Pribadi, seorang pemimpin padepokan di Dusun Cengklek, Probolinggo, Jawa Timur, dipercaya ribuan pengikutnya memiliki kemampuan menggandakan uang, emas batangan hingga permata.
Pengikutnya bukan hanya dari kalangan rakyat biasa, akademisi lulusan luar negeri yang juga mantan pejabat negeri pun ikut bersamanya, plus pejabat negeri tampak dalam foto bersama Kanjeng di berbagai kesempatan.

Namun aksi klenik Dimas Kanjeng Taat Pribadi harus terhenti, ia ditangkap oleh Polisi di padepokannya akhir September lalu, dengan pengerahan ribuan personil Polda Jawa Timur.
Dimas Kanjeng Taat Pribadi telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjadi otak pembunuhan dua orang pengikutnya, Abdul Ghoni dan Ismail Hidayah.

Bermula dari kasus inilah satu per satu korban Taat Pribadi bermunculan. Termasuk penipuan uang yang diperkirakan Triliunan Rupiah yang dilakukannya dengan dalih penggandaan uang.

Aiman Witjaksono, Jurnalis KompasTV menelusuri ke Sulawesi Selatan. Tempat yang diyakini paling banyak jumlah pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Adapula kematian janggal yang dialami pengikut Dimas Kanjeng yang menyetor uang ratusan miliar rupiah kepadanya. Seperti apa cerita lengkapnya?

Simak tayangan AIMAN bersama Jurnalis KompasTV, Aiman Witjaksono, dalam episode AKSI KLENIK KANJENG DIMAS. Senin (10/10), pukul 20.00 WIB di KompasTV. (Dwi Puspita Sari / KompasTV)

Editor: Yulis Sulistyawan
Sumber: Kompas TV