Mega Ternyata Pernah Curhat ke Jokowi Soal Gaya Bicara Ahok

Mega Ternyata Pernah Curhat ke Jokowi Soal Gaya Bicara Ahok

BLITAR - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku sempat "mencurahkan isi hatinya" ke Presiden Joko Widodo soal Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Megawati "curhat" ke Jokowi soal gaya Ahok yang kerap bicara kasar. "Banyak orang sentimen emosional mengatakan Ahok mulutnya agak kelewatan. Lalu saya bilang ke Pak Jokowi, kalau Ahok mulutnya enggak begitu, dia bukan orang Bangka," kata Megawati dalam jumpa pers di Blitar, Jawa Timur.

Ahok yang duduk tepat di samping Megawati pun hanya tertawa mendengar pernyataan itu, begitu pula para pengurus PDI-P yang hadir di lokasi. Megawati sendiri mengaku bisa memaklumi jika Ahok kerap berkata kasar.

Ia menilai, Ahok hanya tampil apa adanya, tidak dibuat-buat. "Kalau orang Jawa memang ngomongnya halus. Kalau orang Batak, nyanyi saja dikira teriak. Kenapa harus dimasukkan ke sentimen emosional yang negatif," ucap Megawati.

Minta Didampingi Ahok dan Risma
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga hadir saat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri berziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Usai ziarah, Megawati menggelar jumpa pers, saat itu ada momen menarik saat Megawati duduk diapit di antara Ahok dan Risma.

Di sebelah Risma ada Hana Fadel Muhammad dan berdampingan dengan Rano Karno. Risma bercerita, ia memang diminta untuk duduk di samping Mega oleh Mega sendiri.
Bahkan Mega sengaja mencarinya sebelum mereka bersama-sama duduk. "Tadi Ibu nyari aku terus disuruh duduk di sebelahnya, padahal sebelahnya ada Ahok," ujar Risma.

Di pendopo itu juga, ada insiden di mana Mega melarang Ahok untuk menjawab pertanyaan wartawan. Pernyataan-pernyataan Ahok dianggap akan berimbas kurang baik dalam pemberitaannya.

"Pak Ahok, kalau ada doorstop, enggak usah ngomong. Karena itu pasti titipan dari wartawan-wartawan yang ada. Nanti dimasukannya yang negatif terus," kata Megawati kepada Ahok, yang ditanggapi senyum oleh Ahok. sumber: tribunnews.com