Mayat dalam Kubur Tak Membusuk, Diduga karena Mantra Hitam

thumbnail

Jakarta Peristiwa menghebohkan terjadi di sebuah pemakaman terpencil di daerah Mukdahan, Thailand, dekat perbatasan Laos. Para penggali mayat di kuburan kuno menemukan mayat dengan kondisi yang tidak membusuk sama sekali.
Dilansir dari mirror.co.uk, kondisi mayat yang tak disebutkan jenis kelaminnya itu masih cukup baik. Kulit yang membungkus tubuhnya juga masih utuh dan kering.

Penemuan yang menghebohkan ini terjadi saat pihak berwenang setempat mengadakan aksi kebersihan di pemakanan kuno itu. Mayat yang masih utuh kulitnya itu dipenuhi tato. Tato tersebut tampak berisi tulisan dan diduga adalah sebuah mantra.
Para penggali kubur menyakini, lukisan atau tulisan yang ada di sekujur tubuh mayat adalah mantra hitam yang bisa mencegah kulit mayat tersebut tidak membusuk, hancur dan menjadi tanah. 

Goopaitongdaeng Jeemokkho Goopainueng Soonpaed (GORR) mengatakan, tato yang dituliskan di tubuh mayat tersebut dimaksudkan untuk mencegahnya menjalani operasi usus buntu. 
Mayat dalam Kubur Tak Membusuk, Diduga karena Mantra HitamPihak yang berwenang bersama warga setempat saat membersihkan mayat tersebut menemukan bahwa orang yang telah dikubur tersebut meninggal karena radang usus buntu.
"Namun, dia tidak bisa dioperasi karena kulitnya terlalu sulit untuk dibedah, akhirnya ia meninggal.
"Kulit yang memiliki banyak tato itu adalah mantra untuk melindunginya dari rasa sakit dan kulitnya tidak membusuk. Ini luar biasa," kata Suriya Rachatawet. "Ini menunjukkan bahwa mantra sihir benar-benar bekerja," ia menambahkan. sumber : http://citizen6.liputan6.com/

Video Detik-Detik Siswa SMP Tewas Terlindas Truk, Sempat Terdengar Suara Ini Sebelum Terjatuh

thumbnail
Video Detik-Detik Siswa SMP Tewas Terlindas Truk, Sempat Terdengar Suara Ini Sebelum Terjatuh

CIBINONG - Polisi hingga kini masih mencari tahu keberadaan truk yang telah menewaskan seorang bocah SMP di Cibinong pada Jumat (25/11/2016) lalu.
Barang bukti yang saat ini sudah diamankan polisi yakni sebuah rekaman video yang diambil dari ponsel milik korban bernama Irfan Saeful Haq (15).
Rupanya, video tersebut memperlihatkan detik-detik tewasnya korban.
Dalam rekaman itu, terlihat korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan temannya itu berada di sebelah kanan truk yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Rupanya, korban sepertinya memang sedang merekam aksi teman satu sekolahnya sedang berada di atas truk.
Sepintas terlihat sebagian body truk yang berwarna kuning yang telah melindas korban hingga tewas.
Tak hanya itu, dalam rekaman itu juga terdengar teriakan sebelum akhirnya keduanya terkapar di tengah jalan raya.
"Awas," teriak salah seorang korban dalam video itu.
Setelah itu, suara benturan keras pun terdengar dan ponselnya terhempas.
usai suara benturan, video itu memperlihatkan suasana langit sore, dan terdengar suara panik orang-orang.
Seorang pria terlihat mengambil ponsel itu, dan terlihat kedua korban sudah tergeletak di jalanan.
Kanit Lakalantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin mengatakan, pihaknya masih mencari keberadan truk dan juga sopirnya itu.
Namun, saat ini pihaknya telah mengatahui ciri-ciri truk yang melarikan diri itu.
"Sopir truknya belum diketahui, tapi ciri-ciri truknya sudah kami ketahui dari rekaman hp milik korban yang selamat," katanya pada Minggu (27/11/2016).
Diberitakan sebelumnya, siswa SMP uang mengendarai motor matic Jalan Jakarta-Bogor tepatnya di depan perumahan Bumi Sentosa, Kampung Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tewas di bawah ban truk.
Dia terlibat kecelakaan saat berboncengan dengan temannya.
Korban tewas diketahui bernama Irfan Saeful Haq (15) warga Kampung Bantarjati lebak RT 02/08, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Sementara itu, Abdul Rasyid (15) yang dibonceng korban berhasil selamat hanya mengalami luka lecet di bagian kaki kanan.
Pelajar SMP Tewas di Bawah Ban, Polisi Cari Truk Ini Lewat CCTV
Pengendara motor matic Jalan Jakarta-Bogor tepatnya di depan perumahan Bumi Sentosa, Kampung Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tewas di bawah ban truk.
Korban tewas itu, merupakan seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dia terlibat kecelakaan saat berboncengan dengan temannya.
Unitlaka Lantas Polres Bogor sudah mengamankan barang bukti sepeda motor korban.
Sepeda motor yang berada ditempat penyimpanan barang bukti kecelakaan itu tidak mengalami kerusakan parah.
Sepeda motor matic berwarna putih itu hanya lecet dan pecah pada bagian kaca spion.
Korban tewas diketahui bernama Irfan Saeful Haq (15) warga Kampung Bantarjati lebak RT 02/08, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Sementara itu, Abdul Rasyid (15) yang dibonceng korban berhasil selamat hanya mengalami luka lecet di bagian kaki kanan.
Pelajar SMP Tewas
Pelajar SMP tewas terlindas truk seorang lagi mengalami luka-luka di Jalan Jakarta-Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/11/2016) siang.
Kanit Lakalantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin menjelaskan, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi F 3197 RV bergerak dari arah Cibinong menuju Kota Bogor.
Diduga korban tidak bisa mengendalikan sepeda motornya saat akan meyalip truk yang berada di depannya, sehingga menabrak pembatas jalan.
"Korban oleng sampai nabrak pembatas jalan, kemudian jatuh ke arah ban truk yang sedang melaju di sampingnya," tuturnya kepada TribunnewsBogor.com pada Jumat (25/11/2016) .
Iptu Asep melanjutkan, korban menderita luka cukup serius di bagian kepala sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Namun, mobik truk yang melindas korban saat ini masih dalam pengejaran polisi.
"Truknya kabur, kami akan kordinasi dengan DLLAJ untuk mengecek melalui CCTV," tambahnya. sumber: tribunnews.com

(VIDEO) Copet Berjilbab, Cerdik! Dia Tukar Tasmu, Tas Asli Dibawa Tanpa Ketahuan

thumbnail
(VIDEO) Copet Berjilbab, Cerdik! Dia Tukar Tasmu, Tas Asli Dibawa Tanpa Ketahuan



Modus pelaku copet kian hari kian variatif. Sebaiknya anda makin waspada.
Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan betapa cerdiknya copet berjilbab ini.
Ia beraksi di sebuah toko tas dan sepatu. Saat korbannya lalai menjaga tas miliknya, copet dengan cepat mengambilnya tanpa ketahuan.
Cara yang dilakukan terbilang cerdik. Ia mempelajari dahulu model tas korban yang jadi incaran.
Selanjutnya, ia akan memilih tas yang dijual yang warnanya sama dan bentuknya mirip dengan tas korban.

Setelah ditemukan, pelaku dengan cepat menukarnya tanpa disadari korban.
Tas korban berisi barang berharga tersebut dibawa, diganti tas kosong yang ditukarnya.
Korban baru sadar tasnya hilang, setelah pelaku meninggalkan toko.
Peristiwa ini semoga jadi pelajaran untuk anda agar lebih hati-hati saat membawa barang berharga di pusat keramaian atau tempat umum lainnya.

Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel  

Ini Akibatnya Jika Kendarai Sepeda Motor Pakai Rok Mini

thumbnail
Ini Akibatnya Jika Kendarai Sepeda Motor Pakai Rok Mini

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Video berikut ini menampilkan bagaimana repotnya seorang wanita yang sedang mengendarai sepeda motor.
Bagaimana tidak, wanita tersebut berkendaran mengenakan rok mini.
Bukannya nyaman, wanita yang tak diketahui namanya tersebut kerepotan membenarkan posisi roknya yang tersibak angin kencang.
Video yang diunggah oleh laman penggemar facebook, NGS Batteries ini awalnya seorang wanita berkendara sepeda motor.

Ketika di traffic light, si wanita yang mengenakan jaket dan helm warna hitam ini tampak kesulitan menghadapi angin kencang.
Rok warna hijaunya tersibak hingga pahanya terlihat.
Tangan kirinya hanya bisa memegang rok sedangkan tangan kanannya memegang stang motor.
Hampir satu menit kejadian itu berlangsung.
Saat kembali berjalan, akhirnya si wanita tersebut membetulkan rok dengan cara rek tersebut diduduki olehnya.
Video yang diunggah pada 10 Mei tersebut sudah ditunton 6,7 Ribu kali oleh pengguna facebook.

Berikut videonya :

Awas, Pria Ini Pernah Kedapatan Mengambil Foto dari Bawah Rok Wanita di Halte
Netizen berhasil mengabadikan aksi seorang pria yang mengarahkan kamera ponselnya ke dalam rok perempuan.
Kejadian itu terjadi di pemberhentian bus Hefei, Provinsi Anhui, China.
Foto yang berhasil merekam kejadian pelaku tersebut kemudian diunggah pada laman website miliknya.
Dikutip dari Shanghaiist Rabu, (20/4/2016/), pengunggah menuliskan, pria yang berumur sekitar 20 tahun mengitari korban sebanyak empat hingga lima kali untuk melakukan tindakan itu.
Tindakan itu dilakukan pelaku kepada wanita yang menggunakan pakaian rok pendek.
Dengan waktu 10 menit pelaku mengitari korbannya dan mengambil sebuah gambar menggunakan kamera handphone dari bawah rok wanita tersebut.

Shanghaiist
Dikutip dari Shanghaiist, China Youth Daily melaporkan, bahwa kepolisian setempat belum menerima adanya laporan tentang kejadian tersebut, namun petugas kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan.
Jika ada pelaku yang tertangkap melakukan pengambilan gambar dari bawah rok wanita, pelaku akan dikenakan tindak pidana kurungan selama 5 hari.
Foto yang di unggah oleh seorang Netizen tersebut menampilkan seorang dengan menggunakan pakaian berwarna hitam berjalan di belakang seorang wanita yang menggunakan drees berwarna merah jambu yang berukuran di atas lutut.
Sambil memegang handphone di lengannya, pelaku mengarahkan kamera handphonenya ke dalam rok wanita yang sedang menunggu bus.

Shanghaiist
Bukan hanya itu, bahkan di sebuah pelataran toko, tampak foto seorang pelaku sedang mengambil gambar dari bawah rok seorang wanita yang berdiri di depan toko.
Bahkan Shanghaiist mengunggah sebuah video bagaimana seorang pria mengambil gambar dari rok seorang wanita.
Tampak dalam video seorang pria yang sedang duduk di belakang wanita yang sedang berdiri dengan perlahan mengarahkan kamera ponsel yang di peganngnya ke bawah rok seorang wanita.
Pada keterang video di tuliskan, 'hati hati jika sedang berada di luar sana'.
INI VIDEONYA

Penulis: Bima Chakti Firmansyah
Editor: Bima Chakti Firmansyah

VIDEO - Lagi-lagi Bikin Heboh di Sosmed!!! Uang Pecahan 100 Ribu Dikeluarkan Dari Kresek Tapi Tak Habis-Habis, Mirip Dimas Kanjeng

thumbnail
VIDEO - Lagi-lagi Bikin Heboh di Sosmed!!! Uang Pecahan 100 Ribu Dikeluarkan Dari Kresek Tapi Tak Habis-Habis, Mirip Dimas Kanjeng

SURABAYA - Sampai saat ini, banyak masyarakat yang belum bisa menjelaskan dan membuktikan bagaimana Dimas Kanjeng bisa "menggandakan" uang hingga melimpah.
Sementara hal itu belum bisa dijelaskan, baru-baru ini kembali beredar sebuah tayangan video yang memperlihatkan seseorang mengeluarkan uang berlimpah dalam pecahan Rp 100 ribu dari sebuah kantong plastik.

Terang saja, video itu pun langsung menjadi viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 2 menit 22 detik tersebut terlihat, sekelompok orang sedang berkumpul dalam sebuah ruangan
Di tengah ruangan, seorang pria dengan busana hitam lengan panjang, peci putih, dan berkalung kain hijau, berdiri sambil memegang kantong plastik warna putih di tangan kirinya.
Sementara tangan kanannya berkali-kali mengambil uang kertas pecahan Rp 100 ribu dari dalam kantong plastik dan menjatuhkannya ke lantai hingga berserakan.

Setelah beberapa menit berlangsung, uang dalam plastik itu memang habis. Selanjutnya, orang-orang yang semula berdiri di pinggir ruangan langsung berkumpul di tengah dan duduk mengelilingi uang yang berserakan untuk merapikannya.


Sementara seorang pria tampak langsung memeluk pria yang sebelumnya mengeluarkan uang dari kantong plastik.
Menjelang berakhirnya tayangan video, juga tampak seorang berseragam polisi dengan pangkat perwira.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 650 ribu kali dan dishare sebanyak hampir 22 ribu kali.
Jadi, bagaimana menurut anda? Apakah ini benar-benar ajaib atau sekadar trik?

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca  
Sumber: SURYA Online

Awal Mula Penipuan Kanjeng Dimas Terungkap

thumbnail
Awal Mula Penipuan Kanjeng Dimas Terungkap

Istri Abdul Gani, korban pembunuhan yang diduga dilakukan Taat Pribadi alias Kanjeng Dimas, mengungkapkan alasan suaminya mau keluar dari Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi, dan melaporkan dugaan penipuan penggandaan uang di sana.
Menurut Erwin Haryati, istri Abdul Gani, suaminya itu akhirnya tahu beragam trik yang dilakukan Kanjeng untuk menggandakan uang. Tak ada kekuatan gaib yang digembar-gemborkan ikut membantu dalam proses itu.
"Kalau itu (masalah penggandaan uang) suami saya cerita, tapi itu semua ndak benar. Itu semua settingan beliau, biar santrinya yakin. Setelah yakin kan mau jadi santri. Kalau masalah jin itu sepertinya tidak ada," ujar Haryati dalam perbincangan di tvOne, Jumat, 30 September 2016.
Setelah mengetahui itu, suaminya berniat meninggalkan padepokan. Lantas melaporkan masalah ini ke pihak berwajib di Jakarta, agar praktik penipuan bisa dihentikan dan tak ada lagi korban berjatuhan.
Setelah melaporkan dugaan penipuan itu ke Mabes Polri, Abdul Gani langsung mendapatkan ancaman via SMS. Padahal, menurut Haryati, saat melaporkan kasus ini ke Jakarta, suaminya hanya ditemani seorang kepercayaannya saja. Tak ada orang padepokan yang diajaknya.
"Kalau ancaman itu sudah ada, makanya suami saya segera lapor ke Jakarta. Kalau suami saya inginnya keluar, kalau keluar itu akan dibunuh, ada SMS-nya. Intinya jangan macam-macam sama padepokan," kata Haryati.
Kata Haryati, Abdul sudah tak mau lagi berurusan dengan padepokan, walau dia termasuk salah satu pelopor dan orang kepercayaan Taat, yang membuat padepokan itu kini memiliki banyak pengikut.
"Suami saya punya usaha sendiri, makanya ingin keluar dari padepokan itu. Sudah ada usahanya, karena ingin fokus dengan usaha kami," ucapnya.
Nahas, sesaat sebelum dipanggil ke Mabes Polri untuk memberikan keterangan, Abdul ditemukan tewas di Wonogiri pada April 2016 lalu. (ase) sumber: VIVA.co.id

Pekerja Konstruksi Temukan Ular Anaconda Berbobot 400 Kg

thumbnail
Pekerja Konstruksi Temukan Ular Anaconda Berbobot 400 Kg

BRASIL - Para pekerja konstruksi di Brasil, dibuat terkejut setelah menemukan seekor ular raksasa yang memiliki panjang 10,5 meter.
Reptil yang memiliki bobot sekitar 400 kg ini ditemukan oleh pekerja konstruksi usai meledakkan sebuah gua di daerah Altamira, Para, Brasil.
Cuplikan video yang berhasil direkam oleh seorang pekerja memperlihatkan bagaimana raksasanya tubuh ular anaconda ini.

Dalam video tersebut memperlihatkan ular yang sudah tidak bernyawa ini diangkut menggunakan crane untuk membuktikan jika ular ini benar-benar besar.
Selain itu dalam tayangan tersebut terlihat bagian perut ular terdapat bekas bercak berwarna kuning.
Banyak dari netizen yang mengkritik bahwa para pekerja ini sengaja membunuh ular ini dari habitat alamnya.

Namun belum diketahui secara pasti apakah ular tersebut benar-benar dibunuh atau tidak.
"Saya tidak begitu yakin jika ular ini mati begitu saja, pasti para pekerja tersebut sengaja membunuh ular ini. Ular sebesar itu mungkin saja telah hidup lama di alam liar, tetapi lihatlah ular ini mati sia-sia, sungguh terlalu," tulis seorang netizen dikutip melalui laman Dailymail, Kamis (29/9/2016).


Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim

MENGERIKAN !! ANEH TAPI NYATA..!!! DOKTERPUN TERKEJUT..!! DIKIRA TUMOR DIDALAM PERUTNYA, TERNYATA TERDAPAT RAMBUT SEBERAT 3 KG... SIMAK SELENGKAPNYA BAGAIMANA RAMBUT ITU BISA ADA DALAM PERUTNYA

thumbnail
MENGERIKAN !! ANEH TAPI NYATA..!!! DOKTERPUN TERKEJUT..!! DIKIRA TUMOR DIDALAM PERUTNYA, TERNYATA TERDAPAT RAMBUT SEBERAT 3 KG... SIMAK SELENGKAPNYA BAGAIMANA RAMBUT ITU BISA ADA DALAM PERUTNYA

Seorang ibu rumah-tangga asal India memiliki satu kebiasaan yang nyatanya menyebabkan fatal pada kesehatannya.
Terhitung telah 2 dekade lebih ia miliki kebiasaan untuk mengunyah rambutnya.
Orang-orang asal Punchkula, dekat Chandigarh, India Utara ini dibawa ke tempat tinggal sakit daerah setempat.
Setelah 1 minggu ia rasakan sakit tidak tertahankan.
Apa yang dirasakannya demikian tidak wajar, wanita 31 th itu tidak bisa makan bahkan minum meskipun seteguk tanpa ada muntah.
Selanjutnya tim dokter yang dipimpin oleh dr. Hardeep Singh ambil langkah untuk kerjakan penelusuran dengan gelombang ultrasonik.
Dan akhirnya memerlihatkan bila ada gumpalan rambut besar di perut wanitanini.
Setelah Operasi digerakkan pada hari Jumat (13/5), ibu 3 anak ini mengaku rutinitas jelek yang kerap ia kerjakan, ia seringkali mengunyah rambutnya sendiri.
Berbarengan dengan itu, dikeluarkan juga gumpalan rambut dari perutnya. Sesudah ditimbang rambut ini beratnya lebih kurang 3 kg!!!
Kebiasaan ini telah diawali ibu rumah-tangga itu mulai sejak berusia 9 th.. Gumpalan rambut itu lah yang menghalangi jalan masuk makanan dan air dalam badannya.
Menurut Dokter Singh yang baru sekali menenemui masalah yang unik seperti ini. " Gumpalan itu panjangnnya sekita 40 cm.
Saat ini dia bisa makan dengan normal setelah gumpalan itu diambil dari perutnya.
Di akhir wawancara, dokter mengemukakan bila wanita ini adalah penderita satu masalah psikologi yang langka.

Ahli medis rata-rata menyebutkan orang yang suka mengunyah rambut dengan Rapunzel sindrom. Sumber: Semuasolusi.com

VIDEO - Beginilah Cara Dimas Kanjeng Menggandakan Uangnya

thumbnail
VIDEO - Beginilah Cara Dimas Kanjeng Menggandakan Uangnya

SURABAYA - Penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi oleh polisi atas dugaan melakukan pembunuhan terhadap anak buahnya menjadi buah bibir masyarakat saat ini.
Namun di samping dugaan pembunuhan itu, hal lain yang membuat heboh masyarakat adalah kemampuan pria tersebut menggandakan uang.

Kemampuan itu pula yang tampaknya membuat tidak sedikit masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi padepokannya untuk "ngalap rezeki".
Meski belum bisa dipastikan bagaimana penggandaan uang itu dilakukan, namun di berbagai media sosial telah banyak beredar video yang memperlihatkan bagaimana sosok "raja Probolinggo" itu mengeluarkan lembaran uang dari jubah dan kursinya.

Salah satunya seperti yang diunggah dalam akun Facebook bernama Pedepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Dalam video berdurasi 2 menit dan empat detik tersebut, terlihat Dimas Kanjeng yang mengenakan jubah putih dan bersorban hitam, duduk di kursi, dalam sebuah ruangan yang dipenuhi lembaran uang kertas pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.



Pada video yang diunggah sekitar 3 bulan lalu ini, Dimas Kanjeng tidak sendirian.

Di ruangan itu juga terlihat beberapa orang yang kemungkinan besar adalah para pengikutnya.
Dalam rekaman video ini, Dimas Kanjeng beberapa kali menggerakkan tangannya yang kosong ke belakang jubah.

Tak lama kemudian, pria tersebut melemparkan lembaran uang kertas di genggamannya ke arah tumpukan uang yang tidak terhitung lagi berapa jumlahnya. sumber: surabaya.tribunnews.com

Warga Gunungkidul Kembali Dihebohkan Api Misterius, Inilah Persamaan dengan Peristiwa Tahun Lalu

thumbnail
Warga Gunungkidul Kembali Dihebohkan Api Misterius, Inilah Persamaan dengan Peristiwa Tahun Lalu

GUNUNGKIDUL - Warga Gunungkidul kembali dihebohkan dengan api misterius, yang secara tiba-tiba membakar perabotan milik warga.
Tak diketahui secara pasti bagaimana mulanya api itu membakar, tetapi nyatanya beberapa perabotan memang hangus.

Kali ini, kejadian misterius itu menimpa rumah milik pasangan suami istri Fahrudin dan Vini di Dusun Karangduwet II, RT 24/10 Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.
Tahun lalu juga terjadi peristiwa misterius yang hampir sama, yakni menimpa keluarga Ladino dan Tugiyah, di Kwangen Lor, Desa Pacarejo, Semanu.

Bila ditelusuri, dua kejadian itu ternyata memiliki kesamaan. Tak diketahui secara pasti apakah ini kebetulan semata, atau ada sebuah misteri besar di baliknya.
Berikut sejumlah kesamaan itu.


1. Sama-sama Terjadi di Hari Jumat Bulan September

Entah apa yang aneh dengan hari dan bulan itu di Gunungkidul. Namun, dua peristiwa kebakaran misterius terjadi di hari Jumat dan bulan September.
Tahun 2015, api misterius mulai membakar perabotan milik Tugiyah pada Jumat (18/9/2016). Sebelum perabotan mulai terbakar, Tugiyah bersama kakak dan adiknya mencari rumput di salah satu mulut gua dekat rumahnya.
Di sana, ia dikagetkan dengan bayangan hitam yang berkelebat di mulut gua. Setelah pulang dari sanalah kebakaran perabotan misterius mulai terjadi.
Sedangkan di rumah Fahrudin, kebakaran terjadi Kamis (22/9/2016) sore dan Jumat (23/9/2016) pagi. Namun sebenarnya, kejadian misterius sudah terjadi di rumah itu sejak sebulan lalu.

2. Tak Mempan Meskipun Sudah Memanggil Orang Pintar

Baik keluarga Fahrudin ataupun Ladino telah memanggil orang pintar dan ustaz untuk mengatasi masalah misterius itu. Namun sayang, upaya itu tak berhasil menghentikan kebakaran perabotan di rumah mereka.

3. Sampai Mengeluarkan Isi Rumah

Pakaian, almari dan beberapa barang lain milik Fahrudin dan Ladino terbakar tanpa diketahui penyebab pastinya.
Untuk menghindari kebakaran berlanjut, mereka memutuskan untuk mengeluarkan perabotan dari rumah.
Pada tahun 2015 lalu, pihak Kecamatan Semanu yang meminta keluarga Ladino untuk mengeluarkan semua perabotan. Kali ini, Fahrudin juga mengeluarkan barang-barang dari rumahnya.
Ia bahkan menitipkan pakaian ke rumah tetangganya. Namun anehnya, pakaian milik Fahrudin terbakar, tetapi tidak merambah ke pakaian milik tetangganya.

4. Dua Pakaian Jawa Tersisa

Ini mungkin yang membedakan kebakaran di luar nalar di rumah Fahrudin dan Ladiyo.
Saat kebakaran misterius menimpa rumah Ladiyo, dua pakaian Jawa yakni kain jarik dan kebaya peninggalan seseorang bernama Mbah Warijem utuh. Padahal, semua pakaian lain di almari yang terbakar ludes.
Sedangkan di rumah Fahrudin, tidak disebutkan adanya pakaian tertentu yang bisa utuh saat terbakar. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng

Gara-gara Cinta Amir Tewas Dikepruk, Mayatnya Dimasukkan ke Karung Lalu Dijahit

thumbnail
Gara-gara Cinta Amir Tewas Dikepruk, Mayatnya Dimasukkan ke Karung Lalu Dijahit

JAMBI - Terungkap identitas Jenazah yang ditemukan di dalam karung yang terjahit di Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, beberapa waktu lalu.
Amir (30), pria dalam karung tersebut dibunuh Zulul Izlah alias Panjul. Pelaku yang juga warga Sungai Gelam menyerahkan diri ke Polsek Sungai Gelam, Jambi, Rabu (21/9/2016).
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi, mengatakan tersangka menyerahkan diri karena merasa bersalah. Penyidik masih memeriksa tersangka.

Hasil pemeriksaan sementara kepolisian, Panjul nekat menghabisi korban secara sadis karena didasari dendam Asmara. Ia cemburu setelah adik iparnya SL bercinta dengan korban.
Usut punya usut Panjul pernah menjalin asmara dengan adik iparnya tersebut sebelum menikah dengan yang lain. Karena rasa cemburu itu pelaku membunuh korban.


"Motifnya hubungan asmara gelap, karena cemburu melihat korban menjalin asmara dengan adik iparnya," Kuswahyudi menerangkan kepada wartawan Jumat (23/9/2016).
Warga Desa Sungai Gelam kaget atas penemuan jenazah dalam kondisi mengenaskan pada Minggu dini hari. Kondisi Amir kaku di dalam karung terikat di tepi sungai dekat perkebunan sawit.

Kronologis

Panjul menghabisi korban pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku menunggu korban yang melewati jalan perkebunan menuju rumahnya.
Pelaku bersembunyi di balik pohon sawit sambil membawa sepotong kayu dan karung. Ketika korban melintas mengendarai motor, pelaku memukul kepala korban dan langsung tersungkur.
Sekali pukul di kepala, pelaku kembali menghantam balok kayu ke leher, punggung, badan dan muka korban. Setelah yakini Amir meninggal, pelaku memasukkan korban ke dalam karung dan menjahitnya.

Panjul membuang karung berisi mayat Amir ke dalam kanal tempat korban ditemukan. Sementara, motor yang korban kendarai dibiarkan di atas jembatan.
Polisi mengamankan karung warna putih merek JAPFA yang terdapat bercak darah korban, pakaian korban, tali pengikat karung, kayu, motor Yamaha RX King milik korban.
Warga membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi untuk diautopsi tim medis. Penemuan mayat Amri dilaporkan warga ke Polsubsektor Sungai Gelam.

Penulis: Dedi Nurdin
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jambi

Tak Lumrah! Netizen Sebut Permainan Pecah Balon Satu Ini Pelecehan

thumbnail
Tak Lumrah! Netizen Sebut Permainan Pecah Balon Satu Ini Pelecehan

Sebuah video permainan pecah balon yang menjurus kearah pelecehan terhadap perempuan beredar viral.
Video itu menampilkan rekaman seorang laki-laki yang memecahkan balon bersama rekan perempuannya, hanya saja cara yang digunakan tak lumrah.
Rekaman video itu diunggah oleh akun facebook situs berita di China Shanghaiist, pada Jumat (23/9/2016).

Tak lama setelah diunggah berbagai reaksi muncul dari netizen dari berbagai penjuru dunia.
Akun Ngoc Tu Dinh menuliskan komentar tak menikmati rekaman meski tahu itu hanya bagian dari permainan.
"Buruk sekali, semoga dia tak punya kekasih,"tulisnya.
Alexandra Manda menuliskan tanggapan, permainan itu merendahkan dan pelecehan.

"Buruk sekali orang-orang yang melakukan itu,"tulis Manda. (*)



Editor: iwe
Sumber: tribunnews.com

Duh, Ada Oknum Pejabat Riau Jadi Pelanggan PSK di Bawah Umur

thumbnail
Duh, Ada Oknum Pejabat Riau Jadi Pelanggan PSK di Bawah Umur

PEKANBARU - Terkuaknya prostitusi online di wilayah Pekanbaru memantik kegerahan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Riau.
Ketua Komnas PA Riau, Ester Yuliani menyebutkan siap membeberkan informasi lewat kerjasama tim baik dari pemerintah daerah, Polri, pemerhati anak untuk mencarikan solusi dari keterlibatan anak pada kegiatan terlarang tersebut.

"Dari beberapa kasus yang sudah kami tangani, saya mendapatkan informasi bahwa ada beberapa oknum pejabat yang menjadi pelanggan. Kenyataan yang sangat miris karena mereka mapan secara usia dan penghasilan mengapa harus memilih anak-anak sebagai objek," terang Ester dikonfirmasi, Kamis (22/9/2016) kemarin.

Namun menurut Ester, yang terpenting mencari solusi dengan cara semua pihak bekerjasama.
"Termasuk rekan media sendiri. Sama-sama kita mengawasi dan mencarikan solusinya," ujar Ester.

Menyinggung keterlibatan oknum pejabat, Ester mengatakan tidak akan berbicara yang bersangkutan dari instansi mana.

Namun dikatakannya, ada beberapa yang memang menggunakan service dari anak-anak.
"Pada umumnya anak yang terlibat sama sekali tidak menyadari sudah menjadi korban. Ini yang harusnya kita selamatkan," terang Ester.
Polda Riau mengungkap prostitusi online, Selasa (21/9/2016) dan berhasil menangkap tiga orang mucikari.

Polisi juga menyelamatkan lima orang anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi.
Modus tersangka menjual korban ke pelanggan dengan tarif mulai dari Rp 3 juta dan ditawarkan melalui media sosial Facebook.
Sebelum pengungkapan prostitusi online oleh Polda Riau, Polresta Pekanbaru juga pernah menangani kasus serupa.
Mucikari dengan inisial DN diringkus di salah satu hotel di Pekanbaru pada Oktober 2015 silam
Tersangka menjajakan pada umumnya mahasiswa lewat BBM.
Anak asuh DN terbilang banyak dan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 2 juta.

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Eko Sutriyanto

Konsumen Pesan Ayam Goreng di Restoran Cepat Saji, yang Disajikan Justru Menjijikan

thumbnail
Konsumen Pesan Ayam Goreng di Restoran Cepat Saji, yang Disajikan Justru Menjijikan

Ayam goreng merupakan makanan favorit di banyak negara.
Tua, muda, anak-anak begitu menggemari panganan siap saji ini.
Begitupun dengan Rosemary Thomas, seorang ibu yang berasal dari New York, Amerika Serikat.
Ia sangat senang dengan panganan ini.
Walau demikian, Rosemary mendapat pengalaman tak menyenangkan saat menyantap ayam goreng pesananannya kemarin.

Dia mengaku hewan yang disajikan kepadanya bukan ayam, tetapi tikus goreng. Hiii....
Dilansir dari situs Metro, Rabu (21/9/2016) peristiwa ini dia alami kemarin.
Ketika itu Rosemary bersama anak, dan sepupunya mengunjungi salah satu restoran siap saji.
Di sana mereka lalu memesan ayam goreng.

Setelah ayam goreng tiba, lalu dimakan, Rosemary terkejut.
Makanan yang digigit malah menjadi berwarna hitam, meski dilapisi tepung goreng.
Setelah dibuka, dia mengenali kalau makanan itu adalah kepala tikus.
Lalu, Rosemary yang kesal, kemudian memotret makanan itu untuk dibagikan ke laman Facebooknya.

Gambar ayam goreng yang Rosemary unggah di facebooknya.
"Ini adalah tikus, dan mereka memiliki keberanian untuk menyajikan makanan ini untuk mendapat rating 5 (memuaskan)," tulis Rosemary di laman facebooknya.
Dia menambahkan bahwa putrinya trauma dengan peristiwa ini.
Putrinya, kata Rosemary tak mau makan ayam goreng lagi, dan menderita diare karena peristiwa menjijikan tersebut.


Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Surya Malang

Detik-detik Jelang Banjir Garut, 'Saya Lihat Jelas Seperti Ada Ombak Tsunami'

thumbnail
Detik-detik Jelang Banjir Garut, 'Saya Lihat Jelas Seperti Ada Ombak Tsunami'

GARUT - Banjir bandang di Garut yang terjadi pada Rabu (21/9/2016) dini hari terlihat mengerikan. Kejadian ini bisa disaksikan oleh mereka yang berada dari dataran tinggi.
"Saya lihat jelas seperti ombak tsunami, besar sekali. Saya posisinya di atas di Jalan Cimanuk ini. Banjir langsung ke dataran rendah di sekitaran Tarogong Kidul, tepatnya ke arah rumah sakit," ujar Fikri Imanudin (36), salah seorang pedagang mi ayam keliling yang berdagang tengah malam di sekitar Jalan Cimanuk, Garut, Rabu (21/9/2016).

"Di sana kan lokasi permukimannya di bawah dan samping Sungai Cimanuk persis. Jembatan Sungai Cimanuk ini ke dasar sungai itu ada sekitar 15 meter dan luas. Terbayang kan air meluapnya sangat besar. Kalau ke atas cuma cipratannya saja, tetapi tetap ada air besar masuk ke jalan atas ini," lanjut Fikri.

Saat kejadian, Fikri mengaku sedang berada di sekitar perempatan Cimanuk atau tak jauh dari jembatan Cimanuk arah RSUD dr Slamet dan Kantor Bupati Garut.
Ia mengaku kaget saat melihat gumpalan air besar menutup jembatan dan jalan menuju RSUD Garut yang posisinya menurun atau di bawah Jalan Cimanuk.
Daerah itu merupakan kawasan padat penduduk dan dihuni ribuan warga sampai ke arah kantor bupati.


"Ke arah selatan itu lembah. Jadi, daerah yang terbelah Sungai Cimanuk di kawasan kota posisinya lembah dan di bawah daripada daerah lain di Garut. Itu daerah Tarogong Kidul," kata dia.
Fikri mengaku ketakutan dan memilih mencari orang lain untuk melihat momen ketika jalan, rumah, dan bangunan lain diterjang banjir.
Padahal, sebelumnya, kawasan itu ramai arus lalu lintas, meski tengah malam. Area ini sering kali macet pada siang hari.

"Kalau siang hari di lokasi ini macet sekali. (Arus lalu lintas di) jalur yang sekarang jadi hancur ini (biasanya) padat. Malam tadi kawasan ini seperti danau, tertutup air," ujarnya.
Saksi mata lainnya, Deni (54), asal Cidaun, Garut, mengaku sedang melintas di perempatan Cimanuk, Garut, malam tadi.

Ia panik karena melihat kawasan yang sehari-harinya penuh sesak oleh warga dan arus lalu lintas yang macet itu kini sudah tertutup air yang meluap dari Sungai Cimanuk yang membelah kawasan perkotaan Garut.

"Saya mah tak tahu malam tadi harus bagaimana. Di sini itu sudah seperti laut, Pak," kata dia.
Sampai sekarang area di Kota Garut arah Kantor Bupati via Jalan Cimanuk lumpuh. Pencarian korban masih dilakukan pasca-banjir bandang malam tadi.
Para korban yang meninggal dan terluka langsung dibawa ke RSUD dr Slamet, Garut, dan ditempatkan di lantai dua karena khawatir banjir susulan akan terjadi kembali. (Irwan Nugraha)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com

Ingin Bergaya Bak Peragawati, Lihat Nasib Nahas yang Dialami Gadis Ini

thumbnail
Ingin Bergaya Bak Peragawati, Lihat Nasib Nahas yang Dialami Gadis Ini

Kebanyakan wanita mempunyai mimpi untuk menjadi seorang top model.
Berparas cantik, memiliki bentuk tubuh yang ideal, serta mencuri perhatian di atas catwalk menjadi obsesi nan menggiurkan.
Nggak ada yang salah kok dengan impian kamu selama itu bisa memacu semangat meraih cita.
Berlatih giat tentunya merupakan kunci untuk menjadi peragawati profesional.
Tak terkecuali bagi seorang gadis cantik ini.


Si gadis bersama teman-temannya sedang berlatih menjadi model catwalk di garasi rumah.
Gadis cantik ini berperan sebagai peragawati.
Ada juga satu teman yang berperan sebagai pemain musik, dan teman lainnya berperan sebagai penonton.

Terlihat pintu garasi hanya dibuka sebagian demi menampilkan efek kejutan layaknya di panggung internasional.
Perlahan tapi pasti gadis ini berjalan memasuki garasi yang menjadi panggung utama.
Setelah melewati pintu garasi, sebuah kejadian yang mengejutkan memang terjadi.
Bukan dengan paras cantiknya, gadis ini malah mengejutkan penonton dengan aksinya yang berujung petaka.

Berniat ingin memberi kesan dramatis, gadis ini mengayunkan kepala dari balik pintu garasi.
Hasilnya, kepala gadis ini malah terbentur pintu garasi!
Sang gadis pun langsung pusing tujuh keliling dan kehilangan keseimbangan hingga harus ditolong oleh teman-temannya.

Hingga berita ini ditulis, video yang diunggah akun Chen Bo Shen (陳柏慎) sudah ditonton oleh 11 juta pemirsa facebook dan telah dibagikan sebanyak 145 ribu orang, serta disukai oleh 86 ribu penonton.
Netizen juga berkomentar terhadap aksi gadis ini.

"Hahahaha made my morning," tulis Janna Inocentes.

Editor: Rendy Sadikin
Sumber: TVC

Tolak Pijat 'Penguasa' Kamar Panti Sosial, Murtiah Dikeroyok Hingga Tewas

thumbnail
Tolak Pijat 'Penguasa' Kamar Panti Sosial, Murtiah Dikeroyok Hingga Tewas

JAKARTA -- Sore itu kediaman keluarga besar Murtiah (30) di Pondok Rangon, RT12/06 sudah mulai sepi. Para pelayat sudah pulang semenjak prosesi pemakanan Murtiah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Namun, suasana haru masih nampak di wajah keluarga besar Murtiah. Terutama sang ayah, Djaja Suprana (67), yang masih tak percaya anak kelimanya itu meninggal dengan cara menyedihkan.
Dua pekan lalu, keluarga besarnya memang kehilangan Murtiah yang pergi entah ke mana. Murtiah, yang diduga mengalami keterbelakangan mental itu, tak biasanya menghilang selama berhari-hari. Biasanya, kata Djaja, janda tanpa anak itu pergi paling lama sehari dan kembali lagi ke rumah.
“Tepatnya tanggal tujuh dia pergi, pamitnya mau ke rumah temannya. Tapi selama beberapa hari dia tidak pulang,” kata Djaja ditemui Warta Kota di rumahnya, Selasa (20/9/2016) siang.
Keluarga panik. Sebab, Murtiah memang memiliki sikap aneh. Kata Djaja, anak perempuannya itu memang agak ‘kurang’. “Meskipun sudah berumur, tapi sikapnya masih kekanak-kanakan. Dia pernah menikah di usia 26, namun pernikahannya hanya seumur jagung. Hanya beberapa bulan dia pisah dengan suami,” jelasnya.

Keluarga besar kemudian melaporkan kehilangan itu ke Polsektro Cipayung pada 11 September, termasuk membuat selebaran atas hilangnya Murtiah. Sebelum melapor ke polisi, sebenarnya keluarga juga sudah pernah mengecek keberadaan Murtiah ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung. Tetapi, tidak ada nama Murtiah dalam daftar penghuni panti sosial itu.

Berhari-hari menanti kepulangan Murtiah, keluarga justru dikagetkan dengan kedatangan pihak kepolisian pada Senin siang. Polisi itu menyampaikan kabar, Murtiah meninggal akibat dikeroyok beberapa penghuni Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2.

Ia Dikeroyok karena menolak memijit 'penguasa' kamar tempat ia tidur dalam panti tersebut.
“Padahal sudah tiga kali kami cari ke panti itu, namun tidak ada. Setelah kami cek, dia masuk ke panti itu tanggal 9 September setelah ditertibkan di sekitar lampu merah TMII,” kata Djaja.

 Tolak memijat

Adalah Meida, seorang petugas kamar yang pertama kali menemukan Murtiah tak bernyawa, Senin (19/9) pagi.
Saat itu, sekitar 07.00 ia bersama petugas bagian pemberi makan bernama Ayu, hendak mengantarkan makanan ke penghuni panti. Namun ada yang mencurigakan di kamar itu. Kedua petugas mendapati seorang penghuni kamar terduduk diam. Sebagian badannya dititupi celana panjang.
"Saat kami buka, ternyata dia adalah Murtiah. Yang membuat kami terkejut, dia sudah meninggal," kata Meida saat memberi keterangan kepada pihak polisi.

Menurut Meida, kondisi Murtiah saat itu mengalami luka-luka di bagian wajah. Darah juga melumuri sebagian wajah. Selanjutnya, Meida dan Ayu melaporkan hal itu ke petugas satpam. Pada sore harinya, kejadian itu dilaporkan ke Polsektro Cipayung.
Kapolsek Cipayung Komisaris Dedi Wahyudi mengatakan, usai mendapat laporan, pihaknya segera meminta keterangan para saksi.
Di hari yang sama, polisi menahan lima tersangka yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Murtiah. Kelima perempuan itu masing-masing berinisial H (30), DS (19), AP (18), KN (18) dan N (16).

“Dari hasil pemeriksaan, kasus ini bermula ketika tersangka H meminta kepada korban untuk memijatnya. Tapi korban menolak sehingga pelaku marah dan mengajak serta teman-temannya untuk mengeroyok korban. Korban meninggal di tempat,” jelas Kompol Dedi Wahyudi.
Dari informasi yang diperoleh dari seorang petugas panti sosial itu, sosok H memang dominan di antara warga binaan lain. Ia kerap memposisikan dirinya sebagai penguasa kamar dan tidak segan-segan melakukan kekerasan kepada warga binaan lain yang tidak patuh kepadanya.
“Dia itu dulunya pengamen. Biasalah, di sini tempat berkumpulnya orang-orang yang berasal dari latar belakang berbeda. Sebelum ditertibkan mereka umumnya hidup di jalanan,” kata lelaki yang namanya enggan diwartakan itu.
Lelaki itu mengakui, pihak panti memang tidak memasang kamera pengintai atau CCTV di dalam area kamar warga binaan.
“Hanya ada pemantauan rutin, tidak 24 jam” katanya. (Feryanto Hadi)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota

Pekerja Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Klinik Perusahaan

thumbnail
Pekerja Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Klinik Perusahaan

PONTIANAK - Hermanto Tangai, warga Kecamatan Toba tewas tersambar petir, saat berada di dalam ruangan klinik milik PT SJAL, di Dusun Modang, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Minggu (18/9/2016) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi SW menerangkan, sebelum kejadian nahas ini, Hermanto saat itu sedang bersama dengan sembilan orang rekan kerjanya, berada di dalam klinik milik PT SJAL, yang memang selama ini digunakan untuk tempat menginap.
"Ketika sedang duduk santai, tiba-tiba petir seperti bola api menyambar dan mengenai tubuh korban hingga korban pingsan," ungkap Suhadi, Selasa (20/9/2016).
Lanjut Kabid Humas, melihat kejadian ini, rekannya bernama Asen langsung menghubungi asisten PT SJAL bernama Jimi Sawing.

"Korban kemudian dibawa ke Puskesmas  Toba dengan maksud agar segera mendapatkan bantuan medis. Namun, nyawanya tak terselamatkan. Dan selanjutnya dilakukan Visum Et Revertum oleh dr Maria yang menangani, setelah korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Hermanto Tangai diketahui merupakan karyawan borongan tebang pohon kelapa sawit liar di PT SJAL.
Selama bekerja di perusahaan ini, ia memang menggunakan fasilitas perumahan klinik sebagai tempat menginap.
Dari tubuh korban terdapat luka bakar melepuh pada bagian leher, dada dan pipi sebelah kiri akibat tersambar petir.

Selain Hermanto, rekan korban bernama Herman yang juga menyaksikan kejadian ini turut menjadi korban.
Pada bagian paha kiri Herman (saksi) melepuh setelah tersambar petir yang sama.
"Korban Hermanto saat ini sudah dikebumikan, pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas atas musibah yang telah menimpanya," sambung Suhadi.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Eko Sutriyanto

Innalilllah, Bintang Sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' Meninggal Dunia

thumbnail
Innalilllah, Bintang Sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Dunia hiburan Tanah Air sedang berduka.
Bintang sinetron Tukang Bubur Naik Haji, Shinta Muin atau pemeran Hajjah Maemunah meninggal dunia, Selasa (20/9/2016).

Beliau menghembuskan nafas terakhir pada usia 68 tahun.
Belum diketahui penyebab meninggalnya ibu dari tiga anak ini sebab tak pernah terdengar ada riwayat penyakit kronis.

Sebelum meninggal, Shinta sempat mendatangi kantor Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di Pusat Perfilman Usmar Islamil, Kuningan, Jakarta Selatan, dalam keadaan sehat.

Namun, tiba-tiba dia terjatuh, lalu dilarikan ke RS Medistra Medical Center.

Dalam perjalanan ke rumah sakit, wanita kelahiran 10 Juni 1948 ini menghembuskan nafas terakhir.
Jenazah Shinta akan disemayamkan di rumah duka, Jalan Kali Pasir, Jakarta Pusat.
Artis Citra Kirana, sesama bintang Tukang Bubur Naik Haji, langsung mengungkap kesedihan melalui akunnya pada Instagram @citraciki.
"Senang bisa bekerja bersama umi maemunah selama 200 episode lebih di 'Tukang Bubur Naik Haji' pagi siang malam kita lewatin bersama..sedih tertawa bersama...Walaupun wajah bertambah tua dan hari terus berganti.. But good memories will live forever. My deepest condolence goes to umi shinta muin as umi maemunah in 'Tukang bubur naik haji ' . may you rest in peace.  citra kirana as Rumana (your beloved daughter)," tulisnya sebagai caption foto dirinya merangkul almarhumah.




Semasa hidup, almarhumah membintangi beberapa sinetron dan film.
Berikut daftarnya:
Film
Taksi Juga (1993)
Joshua oh Joshua (2000)
Ummi Aminah (2011)
Sinetron
Liontin (2005 – 2006)
Alisa (2008 – 2009)
Kutunggu Kau di Pasar Minggu (2012 – 2013)
Emak Ijah Pengen ke Mekah (2013 – 2015)
Gerobak Cinta Wakwaw (2015)
FTV
Tukang Bubur Naik Haji
Tukang Bubur Pulang Haji
Tukang Bubur Kena Fitnah
Kutunggu Kau di Pasar Minggu (2012 – 2013)
Emak Ijah Pengen ke Mekah (2013 – 2015)
Gerobak Cinta Wakwaw (2015)
FTV
Tukang Bubur Naik Haji
Tukang Bubur Pulang Haji
Tukang Bubur Kena Fitnah
   Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur

Al Ghazali Dijodohkan dengan Anak Konglomerat Super Cantik

thumbnail
Al Ghazali Dijodohkan dengan Anak Konglomerat Super Cantik?

Tersiar kabar, putra sulung pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Ahmad Al Ghazali (Al) dijodohkan dengan anak miliarder asal Singapura bernama Calista Cuaca. Baru-baru ini ada rumor mencuat bahwa Maia Estianty memperkenalkan Al dengan anak sahabatnya, Jamie Chua.

Meski Al dan Calista hanya diperkenalkan, namun Maia mengisyaratkan bila Al Ghazali dan Calista akan berjodoh suatu saat nanti, dia tidak keberatan. “Al itu bukan mau dijodohkan tapi hanya mau dikenalkan beberapa waktu ke depan," kata Maia dikutip dari laman newsth.com.

Ibunda Calista, yang merupakan sahabat Maia merupakan janda yang menyandang gelar sosialita yang kini hidup di Singapura bersama anaknya. Dia disebut-sebut masuk dalam lingkaran sosialita pengoleksi tas Hermes bersama Syahrini. Sama seperti ibunya, Calista Cuaca disebut-sebut sudah biasa bergulat dengan barang-barang mewah dan berkelas.

"Kebetulan juga (Calista) anaknya teman, nggak ada salahnya berteman dengan orang di luar Indonesia," lanjut Maia.
Dikutip dari Kapanlagi.com, ayah Calista Cuaca yang bernama Nurdin Cuaca merupakan miliarder. Nurdin tercatat memiliki kekayaan mencapai US$50 juta atau setara Rp657 miliar. Kedua orangtua Calista diketahui telah resmi bercerai pada 2011 lalu.


Calista Cuaca juga termasuk dalam salah satu remaja yang populer di Singapura. Nama besar kedua orang tuanya membuat Calista selalu jadi sorotan publik. Apalagi dia memiliki paras yang cantik dan selalu tampil modis. Sehingga Calista menjadi idola bagi remaja seusianya. Dia juga menjadi selebgram papan atas di negerinya. (dwq) sumber: money.id