Asal Trans7 Mirip Charly - Dukung Rizky Dari Ciranca - Malausma Majalengka

thumbnail
Asal Trans7 Mirip Charly

Silahkan saksikan video dibawah ini

Mayat dalam Kubur Tak Membusuk, Diduga karena Mantra Hitam

thumbnail

Jakarta Peristiwa menghebohkan terjadi di sebuah pemakaman terpencil di daerah Mukdahan, Thailand, dekat perbatasan Laos. Para penggali mayat di kuburan kuno menemukan mayat dengan kondisi yang tidak membusuk sama sekali.
Dilansir dari mirror.co.uk, kondisi mayat yang tak disebutkan jenis kelaminnya itu masih cukup baik. Kulit yang membungkus tubuhnya juga masih utuh dan kering.

Penemuan yang menghebohkan ini terjadi saat pihak berwenang setempat mengadakan aksi kebersihan di pemakanan kuno itu. Mayat yang masih utuh kulitnya itu dipenuhi tato. Tato tersebut tampak berisi tulisan dan diduga adalah sebuah mantra.
Para penggali kubur menyakini, lukisan atau tulisan yang ada di sekujur tubuh mayat adalah mantra hitam yang bisa mencegah kulit mayat tersebut tidak membusuk, hancur dan menjadi tanah. 

Goopaitongdaeng Jeemokkho Goopainueng Soonpaed (GORR) mengatakan, tato yang dituliskan di tubuh mayat tersebut dimaksudkan untuk mencegahnya menjalani operasi usus buntu. 
Mayat dalam Kubur Tak Membusuk, Diduga karena Mantra HitamPihak yang berwenang bersama warga setempat saat membersihkan mayat tersebut menemukan bahwa orang yang telah dikubur tersebut meninggal karena radang usus buntu.
"Namun, dia tidak bisa dioperasi karena kulitnya terlalu sulit untuk dibedah, akhirnya ia meninggal.
"Kulit yang memiliki banyak tato itu adalah mantra untuk melindunginya dari rasa sakit dan kulitnya tidak membusuk. Ini luar biasa," kata Suriya Rachatawet. "Ini menunjukkan bahwa mantra sihir benar-benar bekerja," ia menambahkan. sumber : http://citizen6.liputan6.com/

Video Detik-Detik Siswa SMP Tewas Terlindas Truk, Sempat Terdengar Suara Ini Sebelum Terjatuh

thumbnail
Video Detik-Detik Siswa SMP Tewas Terlindas Truk, Sempat Terdengar Suara Ini Sebelum Terjatuh

CIBINONG - Polisi hingga kini masih mencari tahu keberadaan truk yang telah menewaskan seorang bocah SMP di Cibinong pada Jumat (25/11/2016) lalu.
Barang bukti yang saat ini sudah diamankan polisi yakni sebuah rekaman video yang diambil dari ponsel milik korban bernama Irfan Saeful Haq (15).
Rupanya, video tersebut memperlihatkan detik-detik tewasnya korban.
Dalam rekaman itu, terlihat korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan temannya itu berada di sebelah kanan truk yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Rupanya, korban sepertinya memang sedang merekam aksi teman satu sekolahnya sedang berada di atas truk.
Sepintas terlihat sebagian body truk yang berwarna kuning yang telah melindas korban hingga tewas.
Tak hanya itu, dalam rekaman itu juga terdengar teriakan sebelum akhirnya keduanya terkapar di tengah jalan raya.
"Awas," teriak salah seorang korban dalam video itu.
Setelah itu, suara benturan keras pun terdengar dan ponselnya terhempas.
usai suara benturan, video itu memperlihatkan suasana langit sore, dan terdengar suara panik orang-orang.
Seorang pria terlihat mengambil ponsel itu, dan terlihat kedua korban sudah tergeletak di jalanan.
Kanit Lakalantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin mengatakan, pihaknya masih mencari keberadan truk dan juga sopirnya itu.
Namun, saat ini pihaknya telah mengatahui ciri-ciri truk yang melarikan diri itu.
"Sopir truknya belum diketahui, tapi ciri-ciri truknya sudah kami ketahui dari rekaman hp milik korban yang selamat," katanya pada Minggu (27/11/2016).
Diberitakan sebelumnya, siswa SMP uang mengendarai motor matic Jalan Jakarta-Bogor tepatnya di depan perumahan Bumi Sentosa, Kampung Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tewas di bawah ban truk.
Dia terlibat kecelakaan saat berboncengan dengan temannya.
Korban tewas diketahui bernama Irfan Saeful Haq (15) warga Kampung Bantarjati lebak RT 02/08, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Sementara itu, Abdul Rasyid (15) yang dibonceng korban berhasil selamat hanya mengalami luka lecet di bagian kaki kanan.
Pelajar SMP Tewas di Bawah Ban, Polisi Cari Truk Ini Lewat CCTV
Pengendara motor matic Jalan Jakarta-Bogor tepatnya di depan perumahan Bumi Sentosa, Kampung Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, tewas di bawah ban truk.
Korban tewas itu, merupakan seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dia terlibat kecelakaan saat berboncengan dengan temannya.
Unitlaka Lantas Polres Bogor sudah mengamankan barang bukti sepeda motor korban.
Sepeda motor yang berada ditempat penyimpanan barang bukti kecelakaan itu tidak mengalami kerusakan parah.
Sepeda motor matic berwarna putih itu hanya lecet dan pecah pada bagian kaca spion.
Korban tewas diketahui bernama Irfan Saeful Haq (15) warga Kampung Bantarjati lebak RT 02/08, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Sementara itu, Abdul Rasyid (15) yang dibonceng korban berhasil selamat hanya mengalami luka lecet di bagian kaki kanan.
Pelajar SMP Tewas
Pelajar SMP tewas terlindas truk seorang lagi mengalami luka-luka di Jalan Jakarta-Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/11/2016) siang.
Kanit Lakalantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin menjelaskan, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi F 3197 RV bergerak dari arah Cibinong menuju Kota Bogor.
Diduga korban tidak bisa mengendalikan sepeda motornya saat akan meyalip truk yang berada di depannya, sehingga menabrak pembatas jalan.
"Korban oleng sampai nabrak pembatas jalan, kemudian jatuh ke arah ban truk yang sedang melaju di sampingnya," tuturnya kepada TribunnewsBogor.com pada Jumat (25/11/2016) .
Iptu Asep melanjutkan, korban menderita luka cukup serius di bagian kepala sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Namun, mobik truk yang melindas korban saat ini masih dalam pengejaran polisi.
"Truknya kabur, kami akan kordinasi dengan DLLAJ untuk mengecek melalui CCTV," tambahnya. sumber: tribunnews.com